Dalam pelaksanaan ulangan harian (formatif) dengan Kriteria Ketuntasan Minimal 68 pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Perkembangbiakan Tumbuhan di kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 dapat diketahui bahwa dari 38 siswa, ada 60% siswa yang malas mengerjakan tugas, dan 40% siswa bisa mgerjakan tugas dengan cukup baik. Hal tersebut merupakan indikator bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan guru kurang berhasil, sehingga untuk mengetahui penyebab ketidakberhasilan tersebut perlu diadakan penelitian tindakan kelas, agar dapat dibuat rencana perbaikan pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : untuk memperoleh jawaban yang konkrit, dan memuaskan dalam pembelajaran materi perkembangbiakan tumbuhan dalam hal-hal berikut ini : (1) Untuk mengetahui teknik pembelajaran langsung agar materi perkembangbiakan generatif tumbuhan bisa disampaikan dengan menarik bagi siswa di SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. (2). Untuk mengetahui teknik pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangbiakan generatif tumbuhan bagi siswa kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis ketuntasan hasil belajar pada siklus 1 mencapai 71% atau 27 siswa dengan nilai rata-rata 76, dan pada siklus 2 mencapai 92% atau 35 siswa dengan nilai rata-rata 85. Berdasarkan analisis ketuntasan belajar pada siklus 2 maka dapat dikatakan bahwa siswa kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal.