FAHRUL KHARIS NURZEHA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QURAN MELALUI PROGRAM BENGKEL AL QURAN (Belajar Ngaji Kelompok) PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 8 MALANG BAGUS NOVIANTO; FAHRUL KHARIS NURZEHA; AIDAR SYAHMAHASADIKA
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 7 عدد 2 (2022): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah-DESEMBER 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v7i2.189

Abstract

Kajian ini membahas tentang peningkatkan kemampuan membaca Al-Quran pada siswa kelas x SMA Negeri 8 Malang melalui program Bengkel Al Quran (Belajar ngaji kelompok) di SMA Negeri 8 Malang. Penelitian ini berfokus menggali data mengenai apa penyebab kesulitan membaca Al Quran siswa, kemudian program bengkel Al Quran sebagai salah satu metode belajar Al Quran dan factor pendukung serta penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu, wawancara dan studi dokumen. Sedangkan teknik analisis data menggunakan content analysis, yaitu menganalisis isi bahan bacaan atau dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bengekl Al Quran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Quran siswa kelas x SMA Negeri 8 Malang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa penyebab dari kesulitan membaca Al Quran siswa dipengaruhi oleh factor internal yakni bersumber dari diri sendiri dan factor eksternal yang bersumber dari keluarga, lingkungan dan masyarakat, bengekel Al Quran telah mampu meningkatkan kemampuan baca Al Quran siswa, sedangkan factor pendukung jalannya bengkel Al Quran adalah pada fasilitas yang memadahi, antusiasme, dan keaktifan siswa, pada factor penghambat adalah motivasi yang kurang dari guru, waktu belajar dan yang sempit.