Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatkan Partisipasi Belajar Siswa melalui Aplikasi Metode Example Non Example pada Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Tema 1 Sub Tema 2 di Kelas III Semester Juli-Desember 2021 UPT SDN 05 Serasi Kecamatan Rao Selatan Pasaman Enja Yulita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Melalui Aplikasi Metode Example Non Example Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia pada tema 1 sub tema 2 di Kelas III Semester Juli-Desember 2021 UPT SDN 05 Serasi Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman. Penelitian ini tergolong pada PTK yang berlangsung dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Disamping itu setiap satu kali pertemuan terdiri dari empat tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tindakan dilakukan di kelas III pada semester Juli- Desember 2021 dimana siswa terdiri dari 24 orang. Peneliti dalam penelitian dibantu oleh seorang observer yang berperan sebagai pengamat. Data penelitian dianalisis dengan formula persentase yang menggambarkan data sebagai mana adanya. Hasil penelitian meliputi: (1).Partisipasi belajar siswa pada pembelajaran tematik dapat meningkat melalui penerapan model Examples Non Examples di kelas III SDN 05 Serasi. Hal ini terlihat dari rata-rata Partisipasi belajar siswa pada siklus pertama baru mencapai 50,0% dengan kategori kurang. Pada siklus kedua mengalami peningkatan yang signifikan yang mana-mana rata-rata Partisipasi belajar siswa mencapai 72,6% dengan kategori baik berarti terjadi peningkatan sebesar 22,6% dari siklus kedua; (2) Aspek tertinggi pada siklus I adalah kerjasama dalam kelompok dengan rata-rata 55,6% sedangkan aspek terendah berada pada aspek menjawab pertanyaan sebesar 45,8%. Rata-rata Partisipasi belajar siswa pada siklus I sebesar 50,0% berada pada kategori kurang. Siklus kedua untuk seluruh aspek pada tiga kali pembelajaran memperlihatkan bahwa Partisipasi tertinggi berada pada aspek kerjasama dalam kelompok sebesar 77,8%, sedangkan aspek terendah pada siklus II yaitu Bertanya dengan rata-rata sebesar 68,1%.