Edwin Mirza Chaerulsyah, Edwin Mirza
Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Siswa Tentang Keteladanan Pahlawan Nasional Untuk Meningkatkan Semangat Kebangsaan Melalui Pembelajaran Sejarah Di SMA Negeri 4 Kota Tegal Tahun Ajaran 2012/2013 Chaerulsyah, Edwin Mirza
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.694 KB)

Abstract

Berdasarkan latar belakang penelitian, permasalahan permasalahan yang akan dikaji adalah (1)Bagaimana guru mata pelajaran sejarah melakukan pembinaan nilai-nilai keteladanan pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarah guna meningkatkan semangat kebangsaan siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal,(2)Bagaimana pembelajaran sejarah pada pokok bahasan pergerakan nasional dan proklamasi kemerdekaan RI serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI di Kelas X, XI dan XII SMA Negeri 4 Kota Tegal,(3)Bagaimana persepsi siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal tentang keteladanan pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarahMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dan penelitian ini dilaksanakan di SMA 4 Kota Tegal.Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sementara teknik sampling dengan menggunakan purposive sampling yang ditujukan kepada guru sejarah, dan beberapa siswa SMA 4 Kota Tegal. Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik dan analisis data dengan analisis interaksi yang langkah-lagkahnya mulai dari pengumpulan data, reduksi data, sajian data, verifikasi.Temuan penelitian yaitu : Pertama Guru melaksanakan pembinaan keteladanan melalui penerapan kedisiplinan di sekolah, dengan menanamkan motivasi dan nilai-nilai keteladanan para pahlawan tujuanya agar siswa mencontoh sikap keteladanan para pahlawan nasional dan diharapkan dapat meningkatkan semangat kebangsaan KeduaSaat pembelajaran berlangsung guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dimana siswa lebih banyak diajak dialog dengan guru mengenai materi   yang   diajarkan.   Ketiga Persepsi siswa tentang keteladanan pahlawan nasionaluntuk meningkatkan semangat kebangsaan melalui pembelajaran sejarahbersifat  positif.Berdasarkan simpulan penelitian ini disarankan sebagai berikut : hendaknya guru memiliki  kreatifitas  dalam  mengajar,  hindari  penggunaan metode  secara  monoton  yang  akan  berakibat  siswa  menjadi  bosan, Dalam penyampaian  materi  khususnya materi yang bertemakan kepahlawanan  hendaknya guru harus bisa mengenalkan berbagai contoh keteladanan pahlawan kepada siswa baik secara langsung maupun dengan diintegrasikan dengan metode-metode pengajaran yang diterapkan di dalam kelas.
PERSEPSI SISWA TENTANG KETELADANAN PAHLAWAN NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT KEBANGSAAN Chaerulsyah, Edwin Mirza
Indonesian Journal of History Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the research background, problem issues to be studied are (1) How does the history of the subject teachers fostering the values ​​of exemplary national hero in the teaching of history in order to boost the national spirit students of SMA Negeri 4 Tegal, (2) How does the teaching of history in the subject of the national movement and the proclamation of independence and the struggle for independence in Class X, XI and XII SMAN 4 Tegal, (3) How does the perception of students of SMA Negeri 4 Tegal of exemplary national hero in the teaching of history.   Berdasarkan latar belakang penelitian, permasalahan permasalahan yang akan dikaji adalah (1) Bagaimana guru mata pelajaran sejarah melakukan pembinaan nilai-nilai keteladanan pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarah guna meningkatkan semangat kebangsaan siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal,(2) Bagaimana pembelajaran sejarah pada pokok bahasan pergerakan nasional dan proklamasi kemerdekaan RI serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI di Kelas X, XI dan XII SMA Negeri 4 Kota Tegal,(3) Bagaimana persepsi siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal tentang keteladanan pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarah.    
Students' Perception of Hero Role Models National to Enhance National Spirit Chaerulsyah, Edwin Mirza
Indonesian Journal of History Education Vol 3 No 1 (2018): Indonesian Journal of History Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the research background, the problem issues to be studied are multifaceted and delve into various aspects of historical education and its impact on students (1) The study seeks to understand how history teachers at SMA Negeri 4 Tegal instill the values of exemplary national heroes in their teaching practices. This involves examining the methods and approaches used by these educators to highlight the qualities and contributions of national heroes, thereby fostering a strong sense of national spirit and pride among students (2) The research aims to explore the content and delivery of history lessons related to the national movement, the proclamation of independence, and the subsequent struggle for independence as taught in Classes X, XI, and XII at SMA N 4 Tegal. This part of the study will assess how these significant historical events are presented to students and the educational strategies employed to engage them with this crucial part of their national heritage (3) The research intends to gauge the perceptions of students at SMA Negeri 4 Tegal regarding the exemplary national heroes. This includes understanding how students view these figures, the impact of their stories on the student’s sense of identity and national pride, and how these perceptions influence their overall educational experience in history classes. Through these three focal points, the study aims to provide a comprehensive understanding of the role of history education in shaping national consciousness among high school students in Tegal.