Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengertian, Objek dan Ruang Lingkup Filsafat, Filsafat Pendidikan dan Filsafat Pendidikan Islam Elen Safitri; Lesma Yoana; Rahmah Yani; Rika Nanda Hayani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui objek dan ruang lingkup filsafat pendidikan dan filsafat pendidikan islam. Filsafat menjelaskan tentang esensi realita beruntun dan metodis, sehimgga dapat memberikan pandangan hidup yang universal. Filsafat hadir tidak terlepas dari masalah-masalah manusia yang dihadapi manusia. filsafat pendidikan merupakan suatu ilmu pendidikan yang bersendikan filsafat, atau filsafat yang diterapkan dalam usaha pemikiran dan pemecahan masalah pendidikan. Filsafat pendidikan Islam dapat diartikan sebagai studi tentang pandangan filosofis dari sistem dan aliran filsafat dalam Islam terhadap masalah-masalah kependidikan dan bagaimana pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan manusia Muslim dan Umat Islam. Objek kajian filsafat terbagi menjadi dua bagian yaitu objek materil dan objek formal. Objek kajian dalam filsafat pendidikan antara lain ontology, epistimologi, meotodologi, dan aksiologi. Sedangkan objek kajian filsafat pendidikan Islam terbagi menjadi dua yaitu objek makro dan objek mikro. Ruang lingkup filsafat terbagi menjadi tiga yaitu, ontology, epistimologi, dan aksiologi. Ruang lingkup filsafat pendidikan berkaitan dengan masalah pendidikan seperti Tujuan dan Cita-cita Filsafat Pendidikan, Interpretasi tentang Sifat Manusia, nilai pendidikan, teori pengetahuan dan Hubungan pendidikan dan berbagai bidang kehidupan nasional dan berbagai komponen sistem pendidikan. Ruang lingkup filsafat pendidikan Islam meliputi aspekaspek tujuan pendidikan, kurikulum, pendidik, peserta didik, metode, materi, evaluasi, dan lingkungan pendidikan.
Peranan Guru Sebagai Model dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Yenti Arsini; Lesma Yoana; Yulia Prastami
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Vol. 3 No. 2 Juli- Desember 2023
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v3i2.368

Abstract

Profesi guru memiliki beberapa keunggulan dari profesi lain. Istilah Jawa mengatakan bahwa guru adalah seseorang yang digugu (dipercaya) dan ditiru ( dicontoh), merupakan suatu profesi yang patut untuk dihargai dan dijunjung tinggi. Implementasi dari hal tersebut maka sepatutnya guru harus menjadi model untuk menjadikan dunia pendidikan yang berbasis karakter, bermoral dan tidak meninggalkan kearifan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat (1) bagaimana peran guru sebagai model dalam pembentukan karakter siswa, (2) bagaimana tantangan yang dihadapi guru sebagai model dalam pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang kompleks terhadap pencapaian tujuan pendidikan, guru tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu yang akan diajarkan, memiliki pengetahuan dan keterampilan mengajar, guru juga dituntut untuk memiliki akhlak, karakter dan kepribadian yang dapat dijadikan suri teladan bagi peserta didik.