Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Guru dalam Pelaksanaan Shalat Jama’ah di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan Indah Sahayu Putri; Fauzan Fauzan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9384

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kurang berperannya guru dalam pelaksanaan shalat berjama’ah di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan, oleh karena itu siswa masih ada yang bermain-main saat jam pelaksanaan shalat berjama’ah dan bahkan ada siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan shalat berjama’ah di masjid sekolah. Contohnya saat bel untuk shalat berjama’ah berbunyi siswa tersebut tidak ke masjid sekolah akan tetapi siswa tersebut berbelok kea rah kedai yang ada di sekitar sekolah dan bahkan juga ada yang pulang ke rumah nya untuk makan dan shalat sendiri di rumah. Maksud dari judul ini ialah penelitian menjelaskan bagaimana peranan guru dalam pelaksanaan shalat berjama’ah di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan. Penelitian ini yang bersifat penelitian lapangan, (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dalam Penelitian ini penulis menggambarkan masalah dilapangan sesuai dengan fakta-fakta yang penulis temukan dilapangan. Dalam penelitian ini penulis menggambarkan Peranan Guru Dalam Pelaksanaan Shalat Berjama’ah Di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan informan yang berkaitan dengan Pelaksanaan Shalat Berjama’ah. Hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan (1) Pengawasan guru terhadap pelaksanaan shalat berjama’ah di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan, ialah kurangnya pengawasan dari guru sehingga ada siswa yang tidak melaksanakan shalat berjama’ah di masjid sekolah. (2) Pengamatan guru terhadap pelaksanaan shalat berjama’ah di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan, ialah sangat kurang pengamatan guru sehingga masih ada siswa yang bermain-main saat shalat berjama’ah di masjid sekolah. (3) Keteladanan guru terdahap pelaksanaan shalat berjama’ah siswa di MAS Tarbiyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan, ialah belum ada yang bisa memberikan keteladanan dalam pelaksanaan shalat berjama’ah dikarenakan guru-guru sangat jarang mengikuti shalat berjama;ah bersama dengan siswa di masjid sekolah. (4) Hukuman terhada yang tidak melaksanakan shalat ber’ama'ah di MAS Tarniyah Islamiyah Koto Tuo Kumpulan, hukuman yang diberikan kepada siswa yang tidak melaksanakan shalat berjama’ah kurang memberikan efek jera kepada yang melanggar sehingga siswa masih ada rasa ingin untuk mengulangi kesalahan dan tidak melaksanakan shalat berjama;ah di masjid sekolah lagi.
Kegiatan Upacara Maulid Nabi Di Mesjid Raya Ketaping Kota Pariaman Sumatera Barat Nadilla Masriva; Fauzan Fauzan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.277 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v2i1.211

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan Apa saja kegiatan maulid nabi di masjid raya ketaping kota pariaman Sumatra barat. Adapun yang memotivasi penulis dalam membahas persoalan ini dilatar belakangi oleh untuk mengetahui apa saja kegiatan upacara maulid nabi di masjid raya ketaping kota pariaman Sumatra barat. Perayaan Maulid Nabi, yang dikenal dengan “Malamang”, adalah sebuah tradisi masyarakat Kota Pariaman untuk merayakan kelahiran nabi Muhammad (SAW). Perayaan ini merupakan kegiatan rutin yang dipercaya memiliki nilai-nilai etis dan estetis, sehingga menjadi sebuah ritual keagamaan masyarakat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui apa saja makna kegiatan upacara maulid nabi di masjid raya ketaping kota pariaman Sumatra barat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perayaan malamang merupakan sebuah ekspresi agama Islam dengan berbagai aktifitas, seperti: malamang, lomba salawat sekecamatan pariaman utara, atik tolak bala, mahanta kue, dan bajamba. serta menjadi identitas budaya lokal masyarakat Kota Pariaman. Terdapat berbagai bentuk dan unsur seni dalam upacara Maulid Nabi ini, di antaranya: sastra, musik, tari, dan seni rupa. Upacara ini berkaitan dengan berbagai peristiwa yang dipandang penting bagi komunitasnya. Kata Kunci: Kegiatan Maulid Nabi, Mesjid Raya Ketaping