Pendahuluan: permasalahan yang sering dialami oleh perawat dalammemberikan pelayanan dan perawatan pada pasien penderita penyakit kronisyaitu mengenai penyembuhan yang kurang sempurna dan terjadi di semuasistem organ yang menyebabkan kecemasan.Tujuan: untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan penyakit kronis(Diabetes Miletus (DM), hipertensi, Chronic Kidney Disease (CKD), kanker danpenyakit jantung) di RSUD Tugurejo Semarang.Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatancross sectional dengan sampel 200 pasien yang menderita 5 jenis penyakitkronis (DM, hipertensi, CKD, kanker, dan penyakit jantung) di RSUD TugurejoSemarang dengan 40 sampel masing-masing penyakit yang terpenuhi. kriteriainklusi. Pengukuran kecemasan menggunakan metode Zung-Self Rating AnxietyScale (SAS). Sedangkan analisis data menggunakan analisis univariat yangdiuji secara deskriptif untuk mengetahui gambaran kecemasan pada pasienkronis.Hasil dan Pembahasan: hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besarpasien mengalami kecemasan berat dimana pasien kanker mengalami tingkatkecemasan berat yang paling tinggi yaitu sebesar 87,5% dibandingkan denganjenis penyakit lainnya. Kecemasan berat muncul karena masalah biologisakibat pemulihan yang tidak tuntas dan mengancam kematian pasien, selainitu masalah keuangan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan menjadipemicu kecemasan.Kesimpulan: hasil penilaian kecemasan pasien penderita 5 jenis penyakitkronis dengan menggunakan alat ukur Zung-Self Rating Anxiety Scale (SAS)membuktikan bahwa pasien mengalami kecemasan berat dimana penderitapenyakit kanker mengalami tingkat kecemasan berat paling tinggi sebanyak87,5%.