Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN HCL DAN ALUM SEBAGAI PH ADJUSTER TERHADAP PROSES KOAGULASI DAN PARAMETER BIOLOGIS PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI KERTAS Nurul Ajeng Susilo; Finela Adha
ENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan Vol 5, No 2 (2022): EnviroSan Desember 2022
Publisher : Universitas Kebangsaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/ejtl.v5i2.1253

Abstract

Pada PT. XYZ, Alum [Al2(SO4)3] yang biasa digunakan sebagai koagulan, digunakan sekaligus sebagai ph adjuster dengan total konsumsi Alum mencapai 1000 ton/bulan. Untuk meminimalisir penggunaan Alum, dilakukan uji perbandingan dengan penambahan HCl sebagai ph adjuster. HCl adalah senyawa yang dapat mengklorinasi bahan-bahan hidrokarbon, dengan 1 mL HCl diperoleh nilai optimal untuk mencapai standar pH air limbah (7–8,5). Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh penambahan HCl dan Alum sebagai ph adjuster terhadap proses koagulasi dan kondisi biologis pada pengolahan air limbah. Metode yang digunakan yaitu koagulasi-flokulasi dengan alat jar dan sistem aerasi mini dengan zat pengurai mikroba. Didapatkan hasil bahwa dengan penambahan Alum memiliki nilai yang lebih baik dibanding HCl, dengan nilai Color Removal sebanyak 98,07% pada HCl dan 98,78% pada Alum, TSS Removal sebanyak 99,47% pada HCl dan 99,60% pada Alum, COD Kimia Removal sebanyak 90,81% pada HCl dan 91,56% pada Alum. Sedangkan pada parameter biologi diperoleh nilai COD Biologi Removal sebanyak 95,31% pada HCl dan 95,17% pada Alum, nilai MLSS HCl 2760 mg/l dan Alum 2660 mg/l, dan nilai SVI HCl 350 mg/l dan Alum 355 mg/l.