Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

(EXTRACTION) KONSUMSI KOPI DAN SCREEN-TIME DENGAN LAMA TIDUR DAN STATUS GIZI PADA MASYARAKAT USIA 20-45 TAHUN Mega Wati; Ramlan Ramlan; Fitriani Umar; Haniarti Haniarti
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v17i2.1349

Abstract

Latar Belakang: Masalah kekurangan dan kelebihan gizi pada usia dewasa merupakan masalah penting yang dapat memberikan resiko penyakit. Status gizi dapat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah konsumsi kopi dan screen-time. Konsumsi kopi dan waktu screen-time dapat berperaruh terhadap lama tidur seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi kopi dan screen-time terhadap lama tidur dan status gizi pada masyarakat usia 20-45 tahun di Desa Buttu Sawe Kabupaten Pinrang. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian observational dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel adalah seluruh masyarakat dewasa usia 20-45 tahun yang ada di Desa Buttu Kabupaten Pinrang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purpossive sampling sebanyak 100 orang. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi pearson. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tidak ada hubungan konsumsi kopi (r = 0,150, p = 0,136) dan status gizi (r = -0,087, p = 0,388), tidak ada hubungan screen-time dengan lama tidur (r = -0,020, p = 0,847) serta ada hubungan screen-time dengan status gizi (r = -0,434, p = 0,000). Artikel ini diretraksi sesuai permohonan dari Author pertanggal 15 Januari 2023 karena sudah dipublish di Jurnal AL GIZZAI PUBLIC HELATH NUTRITION dengan link https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/algizzai/article/view/32954.
Penambahan Puree Wortel terhadap Penerimaan Sensori dan Mutu Gizi Sosis Ikan Cakalang Ayu Andira Anggreni; Haniarti Haniarti; Sukmawati Thasim; Rasidah Wahyuni Sari
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4588

Abstract

Pangan fungsional berbasis bahan lokal berpotensi meningkatkan kualitas gizi dan nilai tambah hasil perikanan, namun penelitian yang mengintegrasikan evaluasi sensori dan kandungan gizi pada sosis berbahan dasar ikan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh penambahan puree wortel terhadap karakteristik organoleptik dan kandungan gizi sosis ikan cakalang serta menentukan formulasi terbaik. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan satu faktor dengan empat taraf substitusi puree wortel terhadap berat daging ikan, yaitu 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), dan 15% (P3); Uji organoleptik menggunakan uji hedonik terhadap 30 panelis tidak terlatih berusia 7–12 tahun, dianalisis dengan uji Friedman dilanjutkan uji Wilcoxon signed-rank pada taraf signifikansi 5%, sedangkan kandungan β-karoten, protein, lemak, dan kadar air dianalisis secara deskriptif. Penambahan puree wortel berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan (p=0,014), tetapi tidak terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa (p>0,05); P1 memperoleh skor tertinggi pada empat dari lima atribut. Kandungan β-karoten meningkat dari 111,39 ppm (P0) menjadi 201,14 ppm (P3), sedangkan protein cenderung menurun dari 11,87% menjadi 9,10%; seluruh perlakuan memenuhi persyaratan SNI 7755:2013 untuk kandungan protein, lemak, dan kadar air. Penambahan puree wortel 5% (P1) ditetapkan sebagai formulasi optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara penerimaan sensori dan peningkatan kandungan β-karoten, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional berbasis ikan bagi anak.