ILHAM ZAINUDDIN SALLE
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

AKUNTABILITAS MANUNTUNGI: MEMAKNAI NILAI KALAMBUSANG PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT KAWASAN ADAT AMMATOA Ilham Z Salle
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1450.487 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.04.6004

Abstract

Abstrak: Akuntabilitas Manuntungi: Memaknai Nilai Kalambusang pada Lembaga Amil Zakat Kawasan Adat Ammatoa. Penelitian ini bertujuan memberi pemaknaan terhadap akuntabilitas manuntungi yang dipahami oleh masyarakat Adat Ammatoa sebagai cerminan perilaku kehidupan sehari-hari. Melalui pengertian adanya keterkaitan antara akuntansi dan akuntabilitas akan mampu membawa menuju pemaknaan akuntabilitas manuntungi. Penelitian ini memakai metode etnograf yang mengambil Kawasan Adat Ammatoa sebagai situs penelitian. Hasil penelitian memberi pemaknaan akuntabilitas manuntungi yang menjujung tinggi nilai kalambusang (kejujuran) pada Lembaga Amil Zakat di Kawasan Adat Ammatoa Selain kalambusang, untuk menuju manuntungi harus memenuhi tiga unsur lainnya, yaitu: gattang (ketegasan), sa’bara’ (kesabaran), dan nappiso’na (tawakkal). Abstract: Manuntungi Accoutability: Understanding Kalambusang Value in Zakat Management Organization at Ammatoa Ethnic Region. This study is aimed to explore the meaning of manuntungi accountability that is understood by Ammatoa ethnic community as a reflction in everday life. An understanding that there is relation between accounting and accountability will lead to the understanding of manuntungi accountability. Ethnography was employed in this study that took place in Ammatoa Ethnic Region. The result indicate that manuntungi accountability consist of kalambusang value (honesty) in zakat management organization Ammatoa Ethnic Region. Apart from kalambusang, three other elements must be fulfiled: gattang (assertive), sa’bara’ (patience), and nappiso’na (resignation).