Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literatur Riview : Penetapan Kadar Salbutamol Sedian Tablet Secara Spektrofotometri Ultraviolet Ermi Abriyani; Andini Widyaningsih; Anjani Dwi Pangestu; Siska Ratna Dewi; Sahrul Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11044

Abstract

Metode spektrofotometri UV yang sederhana, sensitif dan spesifik telah dikembangkan untuk estimasi Salbutamol dalam bentuk sediaan tablet. Kondisi optimal untuk analisis obat ditetapkan. Panjang gelombang maksimum (ÿmaks) untuk Salbutamol adalah 276 nm. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel review adalah metode studi pustaka, yaitu metode yang memuat teori-teori yang relevan dengan masalah yang berkaitan dengan penelitian. Hasil yang diperolrh bahwa Linearitas untuk metode ini ditemukan berada di kisaran 10-120µg/ ml. Metode menunjukkan sensitivitas tinggi dengan reproduktifitas dalam hasil. Batas bawah deteksi dan batas kuantifikasi masing-masing adalah 4,234 dan 12,702. Kurva kalibrasi digambar dengan memplot grafik antara absorbansi dan konsentrasi. Koefisien korelasi lebih tinggi dari 0,99. Regresi kurva adalah Y = 0,002x + 0,0821. Ketepatan metode ditemukan 1,625 ± 0,324 terhadap klaim label 4mg. Persentase pemulihan ditemukan 98,56 ± 0,238. Larutan sampel stabil hingga 12 jam. Metode yang diusulkan mungkin cocok diterapkan untuk analisis Salbutamol dalam formulasi farmasi tablet untuk analisis rutin.
Potensi Tumbuhan Jamblang (Syzygium Cumini (L) Skeels) Sebagai Antipiretik Berdasarkan Kandungan Senyawa Aktif Muhammad Gilang; Sahrul Setiawan; Reza Akbar Fadilla
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1823

Abstract

Jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) merupakan famili dari myrtaceae, tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif tanaman jamun (Syzygium cumini (L.) Skeels) sebagai antipiretik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Literature Review Article (LRA) dengan mencari database yang diambil dari berbagai artikel ilmiah melalui Google Scholar, Science Direct, PubMed. Berdasarkan tinjauan beberapa penelitian tanaman jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) memiliki aktivitas farmakologis antipiretik pada bagian buah, biji kering dan daun.
Efektivitas Self-Nanoemulsifying-Drug-Delivery-System (SNEDDS) Terhadap Bioavabilitas Obat Simvastatin : Literature Review Article Adinda Ayesha; Annida Lutfiah; Eka Sevianti; Sahrul Setiawan; Tia Laelasari; Iin Lidia Putama Mursal
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8157990

Abstract

Hyperlipidemia is a disease caused by increased lipid levels. Simvastatin is a medication used for the treatment of antiperlipidemic diseases, in which the medication has hard-to-solve properties in water, thereby affecting its bioavailability. Nanoemulsification drug delivery system (SNEEDS) is one of the known nanotechnology systems capable of increasing the dilution of substances that are difficult to solve in water. The aim of this study was to evaluate the self-nanoemulsifying and SNEEDS drug delivery systems on the bioavailability of non-water-soluble simvastatin. The method used is Literature Review Articles (LRA) by analyzing, identifying, and interpreting all findings into research. The results obtained from this study are the drug simvastatin using the Self-Nanoemulsifying-Drug-Delivery-System (SNEDDS) giving the result that there is an increase in the biovaibility of the drug which is aimed at the presence of the event of absorption of substances or active ingredients in the area of the intestinal tract to be much superior.