Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI ALAT PENCUCI TANGAN TANPA KONTAK OTOMATIS DI BALAI DESA KARANG AGUNG KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN LAMONGAN Ellys Kumala Pramartaningthyas; Mohamad Hariyadi; Nur Afiyat; Siti Ma’shumah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3327

Abstract

Dalam upaya antisipasi penyebaran covid 19 , saat ini protokol kesehatan menjadi suatu hal yang wajib dan kebutuhan yang harus dilaksanakan oleh anggota masyarakat. Mencuci tangan sebagai salah satu bagian dari protocol kesehatan Covid 19 menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.  Hal menyebabkan kebutuhan sistem wastafel tempat mencuci tangan menjadi hal pokok untuk disediakan di tempat-tempat umum.  Hal ini akan jauh lebih baik apabila tempat cuci tangan yang disediakan merupakan tempat mencuci tangan yang berbasis tanpa kontak sentuhan serta berjalan dengan otomatis untuk mengurai penyebaran virus yang tertempel pada tempat mencuci tangan.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk  melaksanakan fabrikasi sistem  alat cuci tangan yang mampu  berjalan secara otomatis di Desa Karang Agung Glagah abupaten Lamongan . Melalui pembuatan alat ini, menjadi bentuk tindakan pencegahan dalam penularan virus Covid 19  melalui interaksi tangan. Disamping itu, dengan melakukan cuci tangan sesering mungkin,  kita dapat menumbuhkan kesadaran diri akan kebersihan tangan serta pola hidup sehat.  
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL TOTAL DISSOLVED SOLID PADA SISTEM HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) UNTUK BUDIDAYA SAYURAN KANGKUNG Ellys Kumala Pramartaningthyas; Siti Ma’shumah; M Ihsanul Fuad
MULTITEK INDONESIA Vol 16, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v16i2.4290

Abstract

AbstrakSistem tanam hidroponik secara umum di kenal masyarakat sebagai proses pembudidayaan tanaman dengan menggunakan media  tanam air . Pembudidayaan tanaman sistem hidroponik tidak menggunakan lahan tanah yang luas, sepanjang nutrisi yang dibutuhkan tanaman terpenuhi dan mendapatkan  cahaya  matahari yang cukup untuk tanaman berfotosintesis , maka masyarakat  dapat melakukkan cocok tanam dengan menggunakan media dan teknik hidroponik. Sistem Hidroponik dengan menggunakan DFT (Deep Flow Technique)  di aplikasikan pada sistem pertanian dengan kebutuhan waktu panen yang relative cepat dan memiliki kualitas yang tinggi. Parameter terpenting dalam proses budidaya hidroponik adalah tersedianya nutrisi dalam porsi yang sesuai dengan usia tanaman yang dibudidayakan. Penelitian ini dilakukkan perancangan sistem hidroponik berbasis DFT dengan menggunakan sistem kontrol dan Internet of Things.  Dengan menggunakan sistem monitoring hidroponik berbasis internet of things ini, petani dapat memonitor dan mengontrol nutrisi yang ada di dalam hidroponik secara jarak jauh. Dengan menggunakan gadget atau smartphone, petani dapat memonitor pergerakan nutrisi yang ada di dalam hidroponik, dan kemudian mikrokontroller Arduino UNO, pompa mini, sensor TDS (ESP8266) , sensor jarak dan kamera akan melakukan tugasnya sebagai pengontrol nilai nutrisi padatan yang terlarut (part per million/ppm) secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan system kontrol pada pompa  pompa berhasil berjalan yaitu sesuai nilai, antara 1050 ppm sampai 1400 ppm sesuai dengan kebutuhan proses budidaya tanaman kangkung serta Pengiriman data sensor TDS ke Web Application menggunakan Rest API bekerja dengan baik dengan pengiriman data setiap 60 detik sekali.   AbstractThe hydroponic planting system is generally known to the public as a process of cultivating plants using water growing media. Cultivation of plants in the hydroponic system does not use large areas of land, as long as the nutrients needed by plants are met and they get enough sunlight for photosynthetic plants, then people can cultivate crops using hydroponic media and techniques. Hydroponic systems using DFT (Deep Flow Technique) are applied to agricultural systems with relatively fast harvest times and high quality requirements. The most important parameter in the hydroponic cultivation process is the availability of nutrients in portions that are appropriate to the age of the plants being cultivated. This research was carried out to design a DFT-based hydroponic system using a control system and the Internet of Things. By using this internet of things based hydroponic monitoring system, farmers can remotely monitor and control the nutrients in the hydroponics. By using a gadget or smartphone, farmers can monitor the movement of nutrients in the hydroponics, and then the Arduino UNO microcontroller, mini pump, TDS sensor (ESP8266), proximity sensor and camera will do their job as controllers for the nutritional value of dissolved solids (part per million). /ppm) automatically. The test results show the level of success of the control system on the pumps running successfully, namely according to the value, between 1050 ppm to 1400 ppm according to the needs of the water spinach cultivation process and sending TDS sensor data to Web Applications using the Rest API works well with sending data once every 60 seconds .
Evaluasi Kinerja Sistem IoT untuk Monitoring pH dan Kontrol Suhu Air pada Akuarium Benih Ikan Clarias gariepinus Ellys Kumala Pramartaningthyas; Mohamad Hariyadi; Nur Afiyat; Siti Ma’shumah; Didik Sigiono
Infotekmesin Vol 17 No 2 (2026): Infotekmesin: Juli 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/

Abstract

The cultivation of Clarias gariepinus requires optimal water quality management, particularly temperature and pH, to support the growth and survival of fry. Conventional manual monitoring methods are limited in terms of continuous observation and rapid response to changes in water quality. This study aimed to develop an Internet of Things (IoT)-based water temperature and pH monitoring and control system capable of real-time and integrated operation. The proposed system was developed using an Arduino UNO, NodeMCU ESP8266, a DS18B20 temperature sensor, a pH sensor, and the Blynk platform, employing a threshold-based automatic control mechanism. Water temperature was regulated using a heating element and a Peltier module. System performance was evaluated through 20 experimental trials conducted in a Clarias gariepinus fry aquarium under varying initial temperature and pH conditions outside the optimal cultivation range to assess the system's monitoring, control, and real-time data transmission capabilities. The experimental results demonstrated that the proposed system successfully maintained the water temperature at 26 °C and the pH at 6, which are within the recommended aquaculture standards. The temperature and pH sensors achieved accuracies of ±0.4% and ±0.5%, respectively, while the average communication delay was 13.59 ms, indicating fast and stable data transmission. Compared with conventional manual monitoring, the proposed IoT-based system provides continuous real-time monitoring, faster response, and automatic environmental control, thereby improving the efficiency and reliability of water quality management for Clarias gariepinus fry culture.