Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFFORTS TO IMPROVE THE QUALITY OF SERVICE IN BIRTH MAKING CERTIFICATES AT POPULATION AND CIVIL REGISTRY OFFICE IN NAGEKEO REGENCY NTT Frederikus Antonius Mana; Syahruddin Syahruddin; Muhammad Novan Prasetya
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 7 (2022): Nusantara Hasana Journal, December 2022
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the functions of the Department of Population and Civil Registry is providing services to issue birth certificate. Unfortunately, in the Nagekeo Regency, among 164.431 of total population inhabitants only, 19.71% have birth certificate. In addition, the number of birth certificates issued in a year are not comparable with the number of applicants who submitted. This is caused by less information in the society about procedure and the importance of birth certificates. This study attempts to answer why the quality of these services is still low and what actors that actually affect it. This study used a qualitative method with descriptive approach which the data is collected through interviews, observation and documentation techniques. The result shows that there is low quality of service in making a birth certificate at the Department of Population and Civil Registration Nagekeo Regency. It happened because of there are no dimensions of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy in the ministry. Emergency service offices still, ministry means minimal, there is no information about the procedures, as well as any element of discrimination in the ministry. The low quality of these services for structures, systems, services, human resources, facilities and services are inadequate. Also found the influence of factors of leadership and implementation of cultural elements one against the figure of a "Mosalaki".  
Manajemen Organisasi Digital dan Kinerja Pelayanan Publik: Bukti Empiris dari Pemerintah Daerah di Indonesia Samuel Atbar; Frederikus Antonius Mana; Antonius Nggewaka
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 3 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen organisasi digital terhadap kinerja pelayanan publik pada pemerintah daerah di Indonesia. Transformasi digital dalam sektor publik menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan efektivitas organisasi, efisiensi birokrasi, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, implementasi manajemen organisasi digital masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi digital aparatur sipil negara (ASN), kesiapan infrastruktur teknologi informasi, serta budaya organisasi yang belum sepenuhnya adaptif terhadap perubahan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah aparatur sipil negara pada beberapa organisasi perangkat daerah, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 120 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai rata-rata setiap indikator untuk menggambarkan tingkat penerapan manajemen organisasi digital dan kinerja pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen organisasi digital berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 4,12, sedangkan kinerja pelayanan publik memperoleh nilai rata-rata 4,17 yang juga berada pada kategori baik. Indikator kepemimpinan digital memperoleh nilai tertinggi, sedangkan kompetensi digital ASN menjadi indikator dengan nilai terendah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin baik penerapan manajemen organisasi digital, semakin tinggi pula kualitas kinerja pelayanan publik. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat kompetensi digital ASN, meningkatkan infrastruktur teknologi informasi, mengembangkan inovasi pelayanan berbasis digital, serta membangun budaya organisasi yang adaptif guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.