Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kejadian kecelakaan lalulintas yang belum dapat diselesaikan secara tuntas selama 3 (tiga) tahunterakhir. Maka untuk mengatasi hal tersebut, Unit Gakkum LantasPolrestabes Semarang melakukan upaya untuk meningkatkan penanganankecelakaan lalu lintas. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk: (1)Mendeskirpsikan pelaksanaan penanganan kecelakaan lalu lintas yangdilakukan oleh Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang dan (2) mengidentifikasi upaya-upaya yang dilakukan oleh satuan lalu lintas UnitGakkum Polrestabes Semarang dalam meningkatkan penanganankecelakaan lalu lintas di wilayah Semarang. Dalam kepustakaan konseptualpenulis menggunakan teori dan konsep untuk menganalisis permasalahan.Konsep dan teori tersebut adalah : Teori POAC, Teori Manajemen 6M, TeoriSWOT, Konsep Upaya, Dan Konsep Perkap Nomor 15 Tahun 2013. Dalampenelitian ini digunakan pendekatan secara kualitatif dengan MetodeDeskriptif Analisis dan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik,dan triangulasi waktu untuk memperoleh validitas data. Dari hasil penelitian,terdapat beberapa faktor yang memperlambat proses penyelesaianperkara. Maka simpulan dari penulisan tugas akhir ini menegaskan bahwa: (1) terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaan penanganan yaitubelum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur, tidak melaksanakangelar perkara sesuai dengan ketentuan, dan belum adanya pengawasanyang maksimal, (2) dalam upaya peningkatan penanganan kecelakaan lalulintas terdapat beberapa kekurangan seperti personel Unit Gakkum belumsemua mendapatkan pendidikan kejuruan dan pelatihan tambahan,masyarakat yang belum sepenuhnya percaya kepada Polri, dan kurangnyateknologi seperti CCTV untuk membantu kinerja Polri dalam mencariketerangan saksi terutama di area yang jauh dari jangkauan. Saran dalamtugas akhir ini adalah adanya pengawasan yang lebih oleh pimpinan dalampelaksanaan penanganan agar sesuai dengan prosedur, diberikannyapelatihan kepemimpinan agar dapat menumbuhkan rasa tanggung jawabyang tinggi dari pemimpin dan pelatihan untuk anggota agar memilikikemampuan yang baik, perlu adanya trust building antara Polri denganmasyarakat, serta memasang CCTV di titik-titik yang rawan terjadikecelakaan lalu lintas.