Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya kasus pencurian dengan pemberatan dibandingkan tindak kejahatan lain di wilayah hukum Polres Wonosobo. Polri perlu melakukan tindakan patroli guna mencegah bertemunya niat dan kesempatan pelaku kejahatan, khususnya dalam Curat. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan patroli Satsampata dalam pencegahan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan optimalisasi kompetensi anggota patroli Satsamapta dalam pencegahan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Wonosobo. Jenis penelitian ini menggunakan field research dan pendekatan kualitatif. Sumber data meliuti data primer, sumber data sekunder, dan sumber data tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Pisau analsi dalam melakukan pembahasan meliputi teori manajemen dan teori kompetensi. Hasil penelitian menemukan bahwa tindak pidana pencurian dengan pemberatan sampai sekarang adalah tindak pidana tertinggi di wilayah hukum Polres Wonosobo. Pelaksanaan kegiatan patroli yang dilakukan memiliki permasalahan pada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dalam mengoptimalkan kompetensi anggota patroli Satsamapta memiliki permasalahan pada pengetahuan, keterampilan, dan perilaku para anggota patroli. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan agar Satsamapta Polres Wonosobo membuat peta kerawanan gangguang kamtibas, dalam membuat rencana patroli agar diperhatikan jenis patroli dan waktu pelaksanaan patroli, untuk pelaksanannya para anggota patroli harus melaksanakan patrol seperti apa yang direncanakan dan diatur dalam Perkabaharkan nomor 1 tahun 2017, serta dalam pengawasan perlu dilakukannya anev setelah kegiatan dilaksanakan. Untuk mengoptimalkan patroli perlu diadakannya sosialisasi untuk menambah pengetahuan anggota, di berikannya pelatihan untuk meningkatkan kemampuan patroli para anggota, dan dibuatnya sistem reward dan punishment.