TANDANG SOFYAN SUBARNA TANDANG
TANDANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KINERJA BHABINKAMTIBMAS MELALUI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN GUNA PENCEGAHAN CURANMOR DI WILAYAH HUKUM POLRES PEKALONGAN KOTA TANDANG SOFYAN SUBARNA TANDANG
Police Studies Review Vol. 6 No. 5 (2022): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK KINERJA BHABINKAMTIBMAS MELALUI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN GUNA PENCEGAHAN CURANMOR DI WILAYAH HUKUM POLRES PEKALONGAN KOTA Tandang Sofyan Subarna, No. Ak. 18.172, sofyansubarna@gmail.com ABSTRAK Meningkatnya jumlah tindak pidana Curanmor di Polres Pekalongan Kota menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Terdapat beberapa penyebab tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota selain dari faktor ekonomi yaitu faktor pengguna kendaraan yang lalai meninggalkan kuncinya tergantung di kendaraan. Oleh karena itu anggota Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu menjaga stabilitas Kamtibmas di daerahnya. Dalam hal ini, Bhabinkamtibmas melalui bimbingan penyuluhannya dapat menyampaikan pesan kamtibmas terkait perkembangan tindak pidana Curanmor. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kinerja pelaksanaan Binluh dan menciptakan peningkatan kinerja Binluh Bhabinkamtibmas guna mencegah Curanmor. Teori yang digunakan adalah teori kinerja dan teori kompetensi serta menggunakan konsep Bhabinkamtibmas, konsep Binluh kamtibmas dan konsep Curanmor. Selanjutnya metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis metode deskriptif analisis. Fokus penelitian berupa kinerja Bhabinkamtibmas melalui Binluh dan tindak pidana Curanmor. Lokasi penelitian berada di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Selanjutnya dalam hal validitas data yaitu menggunakan trianggulasi sumber serta teknik analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulkan kinerja anggota Bhabinkamtibmas dalam mencegah Curanmor sangat rendah. Permasalahan berupa anggota Bhabinkamtibmas tidak menyampaikan pesan Kamtibmas terkait kejahatan terutama Curanmor melainkan hanya penanganan Covid-19, tidak menggunakan sarana dan prasarana serta tidak memperhatikan hal penting dalam pelaksanaan Binluh. Permasalahan lain berupa kurangnya pengetahuan terkait perkembangan kejahatan, keterampilan dalam melaksanakan binluh dan sikap anggota yang harus di tingkatkan. Namun terdapat aspek positif anggota Bhabinkamtibmas. Hal tersebut dikarenakan faktor internal dan eksternal Bhabinkamtibmas. Solusi yang dilakukan yaitu memberikan himbauan, pelatihan, dan pengkajian Binluh yang baik dan benar. Selanjutnya tidak melibatkan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan diluar fungsi Binmas. Memberlakukan pemberian hadiah kepada petugas yang memiliki prestasi kinerja baik serta hukuman kepada petugas dengan kinerja rendah. Setelah itu peringatan terkait pelaporan kegiatan serta mengoptimalkan sumber daya dan yang terakhir memberikan pelayanan prima dan komunikasi yang baik. Menggunakan metode Binluh seperti pemasangan spanduk dan selebaran pesan kamtibmas. Kemudian untuk meningkatkan sikap dari petugas melakukan pelatihan ESQ di Polres Pekalongan Kota. Kata kunci: Kinerja, Bhabinkamtibmas, Pencegahan, Curanmor