NADIYAH WAHDATIL UMMAH
AKADEMI KEPOLISIAN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA UNIT RESKRIM POLSEK SEMARANG BARAT DALAM PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP PENYELESAIAN KASUS PENCURIAN OLEH ANAK NADIYAH WAHDATIL UMMAH
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 6 (2022): June, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penyidikan tindak pidana terhadap anak di bawah umur, dan menganalisis upaya penerapan Restorative Justice terhadap penyelesaian tindak pidana pencurian oleh anak di Unit Reserse Kriminal Polres Semarang Barat. Fokus penelitian ini adalah pada penyelesaian tindak pidana dengan pelaku anak, melalui Restorative Justice. Teori manajemen dan teori penegakan hukum digunakan sebagai instrumen analisis untuk mengetahui proses penyelesaian kasus pencurian melalui Restorative Justice di Wilayah Hukum Polsek Semarang Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan para ahli di lapangan, maupun melalui pengumpulan dokumen. Analisis deskriptif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menjelaskan fakta dan masalah seputar objek dengan menggunakan informasi yang dikumpulkan. Berdasarkan hasil penelitian, proses penyidikan yang diIakukan oIeh unit Reskrim PoIsek Semarang Barat daIam menangani tindak pidana pencurian dengan peIaku anak, dilakukan secara khusus berdasarkan pada pasaI-pasaI yang terdapat daIam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012, Perpol Nomor 8 Tahun 2021, dan Perkaba Nomor 1 Tahun 2012. Dalam penerapan Restorative Justice terhadap penyelesaian kasus pencurian oleh anak, dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana dan prasarana, faktor masyarakat, faktor kebudayaan, dan faktor instansi lain. Penyidikan yang diIakukan terhadap anak diIakukan dengan Iebih humanis dengan pendekatan kekeluargaan. Secara keseIuruhan, upaya penyeIesaian kasus pencurian yang diIakukan oIeh anak di Unit Reskrim Polsek Semarang Barat sudah diIaksanakan kurang maksimaI, sehingga harus disesuaikan dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.