YEHEZKIEL CHRISTOPER HASIHOLAN MANURUNG MANURUNG
AKADEMI KEPOLISIAN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI GIAT PATROLI SATUAN SAMAPTA DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA CURANMOR DI WILAYAH HUKUM POLRES WONOSOBO YEHEZKIEL CHRISTOPER HASIHOLAN MANURUNG MANURUNG
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 11 (2022): November, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Wonosobo, berdasarkan data dari Satuan Samapta Polres Wonosobo menunjukkan kejahatan curanmor mengalami peningkatan pada tahun 2020 sampai 2021. Hal ini berkaitan denga belum optimalnya pelaksanaan patroli Satuan Sabhara guna mencegah timbulnya kejahatan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan patroli Satuan Samapta Polres Wonosobo, faktor penghambat yang memengaruhi patroli dan cara mengoptimalkan pelaksanaan patroli. Penelitian ini menggunakan konsep dan teori yang relevan dengan judul penelitian, antara lain konsep optimalisasi, konsep samapta, konsep patroli, konsep pencurian, teori manajemen dan teori aktivitas rutin. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan metode deskriptif analisis, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Penelitian ini menghasilkan temuan penelitian yaitu, pelaksanaan patroli Satuan Samapta Polres Wonosobo dalam mencegah tindak pidana curanmor masih belum optimal, dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu sumber daya manusia, administrasi, waktu pelaksanaan dan sasaran kegiatan. Terdapat beberapa faktor penghambat yang memengaruhi pelaksanaan patroli baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Selain itu, upaya untuk mengoptimalkan pelaksanaan patroli dalam mencegah tindak pidana curanmor dilakukan dengan mengoptimalkan fungsi manajemen pada Satuan Samapta diterapkan oleh Kepala Unit Turjawali, yang terbagi menjadi Perencanaan, Pengorganisasian, penggerakan, dan Pengendalian. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan dilakukan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang ada,membuat rute patroli dengan mempertimbangkan situasi kamtibmas terbaru,memperhatikan waktu pelaksanaan patroli dengan jam rawan kejahatan, dan memberdayakan pecalang untuk membantu pelaksanaan patroli.