Kabupaten Solok Selatan memiliki wisata uggulan yang berada di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu ialah Kawasan Seribu Rumah Gadang. Ikon dari kawasan seribu rumah gadanga adalah Gajah Maram. Hampir keseluruhan rumah gadang yang berada didalam kawasan ini sudah dibangung sejak tahun 1700an. Kawasan seribu rumah gadang ini telah mengalami beberapa pembugaran atau perbaikan pada beberapa ornamen yang mengalami pelapukan dan keropos. Hal ini dikarena bangunan ini masih menggunakan bahan dari alam. Pembugaran atau perbaikan ini tidak menghilangkan esensi nilai budaya dan estetikanya. Kawasan wisata rumah gadang telah membawa banyak perubahan dan manfaat buat masyarakat sekitar, baik pihah swasta maupun pihak pemerintahan. Pengembangan sarana akomodasi telah dibangun sejak tahun 2016 memanfaatkan rumah gadang sebagai homestay. Pengelolaan homstey ini antara lain adalah pemerintahan daerah, Association of Sales Travel Indonesia (ASATI) Sumatera Barat, kelompok sadar wisata (Pokadarwis) dan Karang Taruna. Akan tetapi perkembangan akan jumlah pengujung wisatawan ke kawasan ini tidak meningkat secara siginifikan. Hal ini disebabkan karena kurangnya media informasi yang digunakan disemua akomodasi. Salah satu media yang paling efektif dalam memberikan informasi kepada wisatawan adalah media buku katalog. Metode Perancangan media promosi homestay ini menggunakan pendekatan metode kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan metode SWOT. Media mandatori dalam mempromosikan hometay menggunakan beberapa media antara lain ialah, poster, tote bag, mug, stiker, x-banner, pin, kalender, baju dan spanduk.