Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Kerja Sama Tim dalam Perilaku Organisasi Adelia Fitri; Nurasha Alfahira; Fitri Hayati
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.252

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui cara membangun kerja sama tim dalam perilaku organisasi. Sekelompok orang yang bekerja sama menuju tujuan yang sama disebut tim. Dan untuk mencapai tujuan ini, anggota kelompok harus bekerja sama dengan baik, mengkomunikasikan emosi mereka, dan saling menghormati. Adanya komunikasi, motivasi, kemampuan menangani konflik, daya saing, dan kerja sama merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi terbentuknya kelompok. Kerjasama merupakan alat dan indikasi yang menunjukkan kesesuaian suatu kelompok sebagai tempat berkumpulnya pegawai dalam suatu organisasi. Saling percaya, keterbukaan atau transparansi, realisasi diri, dan saling ketergantungan diperlukan untuk membina kerja sama kelompok. Dalam membangun kerjasama kelompok diperlukan keterbukaan atau transparansi. Dan untuk menciptakan keterbukaan diperlukan kemauan dan kemampun setiap anggota organisasi atau kelompok untuk berkomunikasi. Berkomunikasi tidak hanya sekedar berbicara, tetapi bagaimana seseorang atau komunikator mampu mengeluarkan pendapat atau jalan pikirannya kepada orang lain, sehingga orang lain mau dan mampu menerima pendapatnya. Selain itu, dalam proses komunikasi, perlu diperhatikan karakter masing- masing pihak supaya tidak menimbulkan kesalah pahaman.
Penerapan Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial/ Pedagogik Guru Ade Irvan Margolang; Azwar Alamsyahdana; Dinda Aulia Sani; Marsyela Marsyela; Nurasha Alfahira; Sifa Maulida; Inom Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i3.13940

Abstract

Sebagai profesional, guru harus meningkatkan pengetahuan mereka melalui program pelatihan dan pengembangan yang diprakarsai oleh pemerintah dan studi mandiri. Pengembangan guru terjadi sebagai bagian dari pengembangan profesional dan karir. Pembinaan profesi seorang guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Dalam konstruksi yang dilakukan pengawas dan kepala sekolah, fakta di lapangan tidak sesuai dengan fungsinya. Meskipun secara teoretis sudah ada pihak yang mengontrol guru yaitu kepala sekolah. Supervisor sering menekankan pengendalian prosedur dan manajemen daripada isi pelatihan, melakukan pendampingan sementara, dan tidak diawasi.