Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SLTP DAN HUBUNGANYA DENGAN PRESTASI BELAJAR Tamrin Tamrin
IndraTech Vol 3, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : STMIK Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56005/jit.v3i2.113

Abstract

Motivasi belajar siswa dianggap sebagai suatu aspek yang secara teoritis sangat penting, dan ini harus menjadi perhatian  oleh pendidi. Motivasi mendukung keberhasialan siswa dalam suksesnya pada ativitas belajar. Jenis riset yang dilakukan adalah metode kualitatif melalui teknik meta analisis jurnal. Langkah utama yang dilakukan adalah membuat meta analisis jurnal dari 15 jurnal terpilih dari sumber secara online.Hasil penelitian  menunjukan bahwa terdapat kekuatan hubungan yang secara umum sangat signifikan antara motivasi belajar  dengan prestasi belajar siswa, khsususnya pada tingkatan Sekolah LanjutanTingkat Pertama. Sejalan dengan itu diperlukan upaya yang, serius dalam membina motivasi belajar siswa dengan menumbuhkambangkan kecerdasan yang telah dimiliki siswa berupa SQ, EQ, dan IQ. Kegiatan pembelajaran harus secara integral memperhatikan ketiga potensi siswa tersebut. Perlu disadari bahwa jika pembelajaran hanya menekankan pada pencapaian kemampuan intelektual saja, maka akan terjadi kekeringan spiritual, dan lemahnya kualitas diri pribadi dan kehidupan sosial siswa. Dengan demikian pemahaman tentang konsepsi ini harus disadari dan dikuasai oleh seluruh komponen dalam sistem penyelenggaraan pendidikan terutama oleh guru.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Prestasi Belajar.
URGENSI DAN TUJUAN INTEGRASI PENDIDIKAN ISLAM DENGAN SAINS Tamrin Tamrin
IndraTech Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STMIK Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56005/jit.v4i1.145

Abstract

Dikotomi pendidikan telah mengakibatkan krisis secara global dengan menjamurnya output yang bersifat materialistis, individualistis, dan kekeringan spiritualitas. Sebaliknya pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang cenderung meninggalkan sains, mengakibatkan ketertinggalan umat Islam dari bangsa Barat dari sisi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk itu diperlukan rekonstruksi pada penyelenggaraan pendidikan berupa pengintegrasian sains dan  nilai-nilai agama Islam untuk dijadikan urat nadi penyelenggraan pendidikan pada seluruh institusi, apalagi yang berlebelkan kelembagaan Islam. Sejalan dengan itu pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak berlebelkan Islam membuktikan bahwa institusi pendidikan Islam jauh tertinggal. Inilah yang mendasari lahirnya gerakan para tokoh pendidikan Islam mengutarakan konsep integrasi Pendidikan Islam dengan sains.Kata Kunci: Integrasi; PAI; Sains 
Telaah Surah Al-Baqarah: Nilai-nilai Pendidikan dalam Amtsal Al-Qur’an Tamrin Tamrin
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 4, No 2 (2024): April 2024
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v4i2.32049

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh rasa ingin tahu untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam ayat-ayat peribahasa yang terkadang Allah berikan perumpamaan tersebut kepada golongan tertentu, dan dengan perumpamaan yang menarik perhatian pembaca bahkan dapat menyentuh hati para pembaca untuk tergerak untuk membacanya. renungkan pikiran Terbuka mereka dan bandingkan diri Anda dengan kelompok orang lain, yang dibandingkan dengan Allah dalam ayat ini. Subyek penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur'an yang termuat dalam surah Al-Qur'an al-Baqarah. Ayat-ayat tersebut adalah Surat al-Baqarah ayat 1719, ayat 146, ayat 171 dan ayat 265. Setelah menganalisis ayat-ayat tersebut melalui penjelasan para mufassir, ada beberapa nilai pedagogis yang dapat kita pelajari dari ayat-ayat amtsal dalam penelitian  ini. Nilai-nilai tersebut harus tertanam dalam diri umat Islam agar dapat memperoleh gelar hamba yang mulia di mata Allah. Nilai-nilai tersebut adalah nilai iman dan tauhid, nilai ketaatan, nilai tawadhu (akhlak), nilai kepemimpinan, nilai motivasi dakwah, nilai kebenaran, nilai syukur, nilai nilai kebajikan, nilai optimisme, nilai etos kerja, nilai ketegasan, nilai toleransi.