Selain sebagai pusat ibadah umat Islam, masjid merupakan lambang kebesaran syiar dakwah Islam, sekaligus juga sebagai barometer dari suasana dan keadaan masyarakat muslim sekitarnya. Maka, pembangunan masjid bermakna pembangunan peradaban Islam dan keruntuhan masjid bermakna keruntuhan Islam. Sebagai sarana yang potenisal untuk menyampaikan dakwah Islam dan membina masyarakat. Siapapun yang belajar disana memperoleh ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh ustadz/ustadzah (guru), tokoh agama, maupun tokoh masyarakat. Zaman semakin maju dan berkembang, teknologi informasi berkembang dengan begitu cepatnya. Tentu hal ini juga akan diikuti dengan dampak positif maupun negatif. Dengan bantuan mesin pencari yang terdapat dalam genggaman hampir semua masyarakat termasuk didalamnya adalah jamaah masjid, apapun dapat ditemukan tanpa adanya filter, semua konten dapat muncul tanpa melihat siapa yang mengaksesnya, oleh karena itu hal tersebut harus diimbangi dengan kesadaran untuk menyaring informasi yang ada. Sehingga hal ini yang menjadi latar belakang kami melakukan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kajian tentang teknologi informasi dengan topik “Edukasi Dampak Perkembangan Teknologi Informasi Bagi Jama’ah Majelis Ta’lim Masjid Al-Huda Sumber”. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan mengenai kemajuan teknologi informasi, dampak, serta bagaimana menghadapainya. Harapanya masyarakat dapat lebih peduli tentang kebenaran informasi yang mereka dapatkan serta dapat menjadi bekal untuk membentengi diri dan keluarganya dari konten-konten berbahaya.