Wijianto Wijianto
Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Profesi Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN FISIOTERAPI PADA KASUS OSTEOARTHRITIS KNEE DEXTRA (A CASE REPORT) Annisa Septiyani; Wijianto Wijianto
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Osteoarthritis (OA) lutut adalah penyakit degeneratif sendi yang paling umum dan utama di sebagian besar negara di seluruh dunia yang menyebabkan terjadinya perubahan pada struktur tulang rawan atau kartilago. Fisioterapi dapat berperan dalam meringankan gejala osteoarthritis lutut seperti nyeri, kekakuan sendi atau stiffness, kelemahan otot dan keterbatasan lingkup gerak sendi. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas manajemen fisioterapi berupa elektroterapi, massage dan GTO release, mobilisasi patella, serta stretching dan strengthening exercise dalam mengurangi gejala OA dan peningkatan kemampuan fungsional pada pasien osteoarthritis lutut. Metode: Case Report yang dilakukan terhadap penderita Osteoarthritis lutut dengan diberikan program komprehensif fisioterapi, selanjutnya dilakukan pengukuran evaluasi menggunakan Western Ontario And Mcmaster Universities Arthritis Index (WOMAC). Hasil: Subjek mengalami penurunan tingkat disabilitas sehingga terjadi peningkatan kemampuan fungsional yang dievaluasi menggunakan WOMAC dengan nilai pre treatment 45% dan post treatment 24%. Kesimpulan: Manajemen fisioterapi berupa TENS, Massage & GTO release, Mobilisasi Patella, Stretching & Strengthening Exercise efektif dalam mengurangi gejala OA dan meningkatkan kemampuan fungsional.
MANAGEMENT FISIOTERAPI DENGAN TERAPI LATIHAN UNTUK PENANGANAN CARPAL TUNNEL SYNDROME BILATERAL: CASEREPORT Diyah Putri Kurniawati; Wijianto Wijianto; Taufik Anwar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 1: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i1.5823

Abstract

Latar Belakang: carpal tunnel syndrome bilateral merupakan kelemahan pada tangan disertai nyeri pada daerah yang dialiri oleh nervus medianus. Keluhan yang dirasakan seperti perih, mati rasa, kesemutan, paresthesia (kesemutan semacam dibakar) sehingga mengganggu aktivitas fungsional. Fisioterapiu memberikan intervensi untuk perbaikan, pemulihan, dan peningkatan fisiologis tubuh dan fungsi fisik. Jenis terapi yang diberikan yaitu Tens, dan Active, passive, resisted exercise, stretching exercise, nerve gliding exercise, dan neurodynamic mobilization. Tujuan: Mengetahui manajemen fisioterapi dan efektivitas terapi dengan Tens, dan Active, passive, resisted exercise, stretching exercise, nerve gliding exercise, dan neurodynamic mobilization. Metode: Penelitian dengan metode Case Report yang dilaksanakan di rumah sakit RSUD Pandan Arang Boyolali pada seorang pasien perempuan berusia 51 tahun terdiagnosa fisioterapi Carpal Tunnel Syndrome bilateral dengan keluhan kebas, kesemutan, tidak bisa merasakan dingin dan nyeri pasien kesulitan untuk melakukan pekerjaan dan melakukan aktivitas sehari-hari di rumah. Pasien diberikan intervensi berupa tens dan terapi latihan yang dilakukan 1 minggu 2 kali. Hasil: Terapi latihan yang dilakukan sebanyak 3 kali didapatkan hasil adanya penurunan nyeri, peningkatan kekuatan otot, peningkatan LGS tangan, belum ada peningkatan aktivitas fungsional. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian menggunakan Case Report ini menunjukkan bahwa manajemen fisioterapi dengan metode terapi latihan pada kasus Carpal Tunnel Syndrome Bilateral, secara keseluruhan hasil evaluasi yang didapatkan adanya peningkatan.