Penelitian bertujuan untuk: mengetahui beban pembayaran pensiun dalam APBN, menghitung proyeksi pembayaran pensiun di masa mendatang dan memberikan alternatif kebijakan pembayaran pensiun. Untuk mencapai ketiga tujuan tersebut penelitian ini menggunakan alat analisis berupa statistik deskriptif untuk mengetahui beban pensiun.Untuk mengetahui beban pensiun di masa mendatang menggunakan model uji statistik analisis runtut waktu dengan menggunakan model ARIMA dan Analitycal Hierarchy Process (AHP) sebagai alat bantu proses dalam memberikan alternatif pengambilan kebijakan terkait sistem pembayaran pensiun Pegawai Negeri Sipil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pembayaran pensiun dalam APBN saat ini cukup besar bila dibandingkan dengan belanja yang lain. Selanjutnya hasil proyeksi pembayaran pensiun di masa depan juga menunjukkan adanya beban yang terus meningkat di masa mendatang. Berdasarkan hasil penelitian kebijakan terkait skema pembayaran pensiun diusulkan sebagai berikut: Skema program pensiun dengan mengunakan defined benefit, Skema pendanaan menggunakan sistem fully funded, Proporsi iuran ditanggung pemerintah dan pegawai dengan pemerintah lebih besar, Pengelolaan investasi dana pensiun diserahkan kepada perusahaan pensiun dengan tata kelola seperti swasta, Dana pensiun diinvestasikan pada penempatan dana dengan resiko menengah, dan usia pensiun tidak perlu dilakukan perubahan