Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dapat dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai karyawan sesuai dengan tanggung jawab yang dibebankan atau diberikan kepadanya. Kinerja yang baik akan menghasilkan hasil yang memuaskan, namun sebaliknya kinerja yang buruk akan menghasilkan hasil yang buruk pula. Burnout, keselamatan dan kesehatan kerja serta kompensasi merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh burnout, keselamatan dan kesehatan kerja yang dipengaruhi kompensasi sebagai variabel moderasi terhadap kinerja karyawan di PT.XYZ yang berada di lokasi lepas pantai (offshore). Metode penelitian yang di lakukan adalah kuantitatif dengan menggunakan alat bantuan kuesioner dengan skala ordinal 10 poin dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Jumlah sampel yang dipergunakan sebanyak 102 buah untuk menguji empat (4) hipotesis. Model Structural Equation Modeling dipergunakan untuk menguji signifikansi statistik koefisien jalur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima dimana semakin rendah burnout kinerja karyawan meningkat, hipotesis kedua diterima dimana semakin baik keselamatan dan kesehatan kerja maka kinerja akan meningkat, hipotesis ketiga diterima dimana kompensasi mempengaruhi burnout untuk meningkatkan kinerja, hipotesis keempat ditolak dimana kompensasi tidak mempengaruhi burnout untuk meningkatkan kinerja.