Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Beberapa Media Tanam dan Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kabul Warsito; Muhammad Hafiz
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Pengaruh media tanam dan pengaruh pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (A ascalonicum L.) serta interkasi kedua perlakuan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan Faktor pertama adalah Media Tanam (M) yang terdiri atas M1 : Kompos : Pupuk Kotoran Sapi : Cocopeat (2:1:1), M2 : Kompos : Pupuk Kotoran Sapi : Cocopeat (1:2:1) dan M3 = Kompos : Kotoran Sapi : Cocopeat (1:1:2) dan Faktor kedua adalah PGPR (P) yang terdiri atas P0 = 0 ml/tanaman (Kontrol), P1 = 500 ml/tanaman dan P2 = 1000 ml/tanaman, yang terdiri dari 9 kombinasi dan 3 ulangan, dimana setiap ulangan terdiri dari 9 tanaman dengan total tanaman 243 tanaman. Parameter penelitian ini terdiri atas jumlah daun (helai), panjang daun (cm), jumlah anakan (buah), jumlah umbi per sampel (buah), diameter umbi per sampel (cm), berat basah umbi per sampel (g) dan berat kering umbi per sampel (g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan beberapa media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun dan jumlah anakan, tetapi berpengaruh nyata terhadap panjang daun dan berat umbi persampel serta berpengaruh sangat nyata terhadap parameter diameter umbi dan berat kering umbi, Media tanam terbaik yaitu pada M2 (kompos : kotoran sapi: cocopeat/1:2:1). Pada Perlakuan PGPR berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah umbi, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun, panjang daun, jumlah anakan, berat basah per sampel, berat kering per sampel dan diameter umbi, perlakuan terbaik pada P2 (1000 ml/tanaman)
SOSIALISASI BUDIDAYA TANAMAN TAHUNAN BERBASIS RAMAH LINGKUNGAN DI DESA TIMBANG JAYA KECAMATAN BAHOROK.: - Kabul Warsito; Fariz Harindrasyam; Namira Purba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19896

Abstract

Pengabdian Masyarakat dengan judul Sosialisasi Budidaya Tanaman Tahunan Berbasis Ramah Lingkungan Di Desa Timbang Jaya Kec. Bahorok telah dilaksanakan pada Bulan September 2023 bersama Yayasan Sayap Proyek Indonesia dalam upaya pemanfaatan limbah organik dan tujuan konservasi di wilayah tersebut. Kegiatan ini didasari atas masih perlunya budidaya tanaman untuk keperluan konservasi di Kec. Bahorok dengan mengajak seluruh lapisan elemen Masyarakat mulai dari pelajar SMA/ SMK se-Kecamatan Bahorok, mahasiswa dari Universitas Pembangunan Panca Budi dan Poilteknik Pariwisata Medan, petani dan warga sekitar, aktivis lingkungan dan beberapa wisatawan asing. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah melalui ceramah diskusi dan demonstrasi tentang penggunaan bahan bahan organik dalam teknik budidaya pembibitan tanaman tahunan. Adapun jenis tanaman tahunan yang digunakan antara lain aren (Arenga pinnata), durian (Durio zibethinus) dan matoa (Pometia pinnata). Bahan organik sebagai media tanam yang digunakan pada pengabdian ini antara lain kompos, ecoenzim, arang sekam dan pupuk kandang. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti program yang telah disampaikan. Masyarakat menilai penggunaan bahan bahan organik dalam budidaya tanaman tahunan sangat efektif dalam upaya konservasi di wilayah kecamatan Bahorok.
Potential of Utilizing Arabika Coffee Dregs (Coffea Arabica L.) as Biochar for Increasing Fertility of Plant Media Kabul Warsito; Nur Asmaq; Indra Irawan; Namira Sinarta Purba; Johan Heinze
The International Conference on Education, Social Sciences and Technology (ICESST) Vol. 2 No. 2 (2023): The International Conference on Education, Social Sciences and Technology
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/icesst.v2i2.332

Abstract

Coffee dregs biochar is an organic material that contains lots of nutrients for increasing soil fertility. The nutrient content in biochar is very good for plant growth. Research about the use of biochar from arabica coffee dregs (Coffea arabica L.) has been done to know its effectiveness in increasing the fertility of the planting medium. This research used a completely random design with a combination treatment consisting of 4 planting media mixtures. Treatment P 0 = Biochar: Compost coffee skin: Top Soil (0: 1: 2); P 1 = Biochar: Compost coffee skin: Top Soil (1: 1: 2); P 2 = Biochar: Compost coffee skin: Top Soil (1: 0: 2); P 3 = Biochar: Compost coffee skin: Top Soil (2: 1: 2); P4 = Biochar: Compost coffee skin: Top Soil (1: 2: 2); P5 = Biochar: Compost coffee skin: Top Soil (1: 1: 1). In the growth of Arabica coffee bud, treatment P1 showed best results at observation height plants (7.8 cm). Treatment P3 showed the best results at observation of total leaves (2.9). Treatment P1 showed the best results in the observation of leaves area (85.2 mm) and treatment P4 showed the best results in observing of stem diameter (2.4 mm). Treatment P1 also showed the best results for observation of wet weight (32.2 g) and dry weight (9.76 g). However, the control treatment showed best results on roots wet weight (7.41 g) and roots dry weight (2.07 g). Analysis results in nutrient content in processed coffee dregs biochar activated with coenzymes showed content element N: 1.45%; P: 223.45 mg; K: 3.54 mg; Ca: 21.78 mg; Mg: 2.56 mg. After the biochar is mixed with compost coffee skins and topsoil enhancement of nutrient content. Treatment combination is best shown by treatment P3 where element rate the highest elements N, P, K, Ca, and Mg compared to treatment other. Results showed that biochar combined in several types of planting medium is effective in increasing the fertility of the planting medium.