Poppy Ruliana
Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi Jl. Wijaya II, No 62 Jakarta 12160, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberitaan Pemberhentian Pegawai terhadap Citra Komisi Pemberantasan Korupsi Tessa Mahardhika Sugiarto; Poppy Ruliana
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v5i2.192

Abstract

Fenomena disinformasi politik disertai dengan peringatan akan sikap negatif yang semakin meningkat terhadap platform media sosial telah memicu perhatian publik secara intens. Pemberhentian 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah resmi diumumkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers melalui channel YouTube KPK 15 September 2021 menimbulkan polemik serta kekisruhan opini publik yang berdampak pada proses pembentukan citra lembaga KPK. Fokus dari studi saat ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pemberitaan pemberhentian 57 pegawai pada platform YouTube KPK RI terhadap citra lembaga KPK. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah media sosial dan teori citra. Pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan paradigma positivisme serta teknik pengumpulan data melalui Google Form, observasi lapangan, dokumentasi, kajian pustaka dan pencarian informasi serta daya yang relevan digunakan dalam penelitian saat ini. Populasi penelitian berjumlah 96 dan untuk menentukan jumlah sampel digunakan rumus Taro Yamane sehingga diperoleh jumlah 80 orang yang dijadikan responden Lembaga Studi dan Konsultasi Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara  purposif. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui perolehan hasil hipotesis praduga yang diajukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberitaan pemberhentian 57 pegawai terhadap Citra KPK cukup berpengaruh terhadap citra Lembaga KPK sehingga teori yang digunakan dalam penelitian ini cukup mendukung.