Mukramin Amran
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, Jl. Diponegoro No.39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEMUAN KOLELITIASIS PADA PENDERITA SIROSIS HEPATIS DI RSU ANUTAPURA PALU Luthfiyah Nahda Ahmad; Mukramin Amran; Andi Handriyati
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.106

Abstract

Sirosis hati merupakan keadaan patologis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis hepatik yang berlangsung progresif. Batu empedu adalah temuan klinis yang umum pada populasi umum. Prevalensi batu empedu pada sirosis adalah dilaporkan sekitar 23% dengan kejadian tahunan 3,4%, sedangkan pada populasi umum ditemukan 10-30%. Batu empedu terjadi pada sepertiga pasien yang mengalami sirosis hati. Batu pigmen adalah jenis batu yang paling umum pada pasien ini, sedangkan batu kolesterol hanya mewakili sekitar 15% dari semua batu pada pasien sirosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui temuan kolelitiasis pada penderita sirosis hepatis di RSU Anutapura Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan menggunakan rekam medik pasien sebagai data penelitian. Pengambilan sampel dengan menggunakan Non- Probabilty Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2021. Penderita sirosis yang terdiagnosis kolelitisias yang memenuhi kriteria penelitian di RSU Anutapura Palu sebanyak 33 orang. Kolelitiasis ditemukan pada 22 dari 33 orang (66,7%). Penderita sirosis hepatis yang disertai kolelitiasis kebanyakan ditemukan pada perempuan (59,1%). Penderita Sirosis Hepatis di RSU Anutapura Palu Sebagian besar disertai kolelitiasis. Adanya kolelitiaisis kemungkinan berkaitan dengan kadar bilirubin serum yang tinggi.