Nur Meity
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, Jl. Diponegoro No.39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMAN 6 PALU Alma Mutia Ningrum; Nur Meity; Maria Rosa Da Lima Rupa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.108

Abstract

HIV merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Human immunodeficiecy Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit. Secara global menjadi penyebab kematian nomor dua pada remaja muda usia 10-19 tahun yang rentan terhadap ancaman risiko kesehatan seperti HIV/AIDS akibat perilaku yang mengarah pada hal-hal yang negatif (perilaku seksual bebas, pengguanaan obat terlarang melalui jarum suntik). Adanya penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif untuk menghindari perilaku yang dapat meningkatkan angka kejadian HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 6 Palu. Desain penelitian ini adalah analitik eksperimental menggunakan rancangan ( pre experimental pretest–postest one groups) dengan teknik simple random sampling terhadap 95 siswa SMAN 6 Palu. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap menggunakan instrumen kuesioner. Analisa data menggunakan SPSS 26 dengan uji Wilcoxon dan uji McNemar. Hasil penelitian saat pretest pada tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS kategori baik terdapat 10 responden (10,5%), kategori cukup 46 responden (48,4%), kategori kurang 39 responden (41,1%) dan setelah dilakukan penyuluhan, pada postest terjadi peningkatan pengetahuan pada kategori baik sebanyak 78 responden (82,1%), kategori cukup 12 responden (12,6%), dan kategori kurang terdapat 5 responden (5,3%). Hasil pretest pada sikap mengenai HIV/AIDS, sikap positif sebanyak 24 responden (25,2%), sikap negatif sebanyak 71 responden (74,7%), setelah dilakukan penyuluhan, pada postest terjadi peubahan sikap positif sebanyak 67 responden (70,5%), sikap negatif sebanyak 28 responden (29,5%). Analisa uji Wilcoxon pada tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS didapatkan signifikan p= (<α 0,05) dan pada perubahan sikap dengan uji McNemar didapatkan signifikan p = (<α 0,05). Penyuluhan tentang HIV/AIDS pada remaja di SMAN 6 Palu meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS terutama pada remaja yang mempunyai tingkat pengetahuan cukup atau kurang sebelum penyuluhan dan merubah sikap remaja tentang HIV/AIDS terutama dari sikap negatif menjadi positif.
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYAMANYA KECAMATAN POSO KOTA KABUPATEN POSO TAHUN 2022 Muhammad Kurniawan; Nur Meity; Ricky Yuliam
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.117

Abstract

Stunting merupakan gangguan yang dialami anak dengan perawakan pendek dibandingkan dengan usianya. Indonesia termasuk negara ketiga tertinggi stunting di kawasan South East Asia (SEAR). Berdasarkan data dinkes Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2019, prevalensi stunting pada balita 0 hingga 59 bulan sebesar 32,3%. Kabupaten Poso menempati urutan keenam dengan prevalensi 21,8% kurangnya pemberian ASI Eksklusif dari ibu menyebabkan anak mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita diwilayah kerja Puskesmas Kayamanya Kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control (retrospective). Untuk mengetahui hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square () pada tingkat kemaknaan 95%. Selanjutnya untuk mengetahui besar risiko balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting, maka dilakukan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil uji chi-square didapatkan nilai p sebesar 0,01(p < dari α 0,05) yang berarti terdapat hubungan bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 2,77. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita dan akan berisiko untuk menjadi stunting jika tidak mendapatkan ASI Eksklusif.