This Author published in this journals
All Journal HIMMAH
Ahmad Baihaqi Soebarna
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kenabian Mirza Ghulam Ahmad Perspektif Tafsir Ahmadiyah Ahmad Baihaqi Soebarna
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 6, No 2 (2022): Volume 6 Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v6i2.2038

Abstract

Upaya memahami al-Qur’an guna menyebarkan ajaran-ajaran yang termuat di dalamnya terus berkembang. Upaya tersebut dibuktikan dengan meningkatnya penafsiran al-Qur’an sekalipun Nabi Muhammad SAW dan para sahabat telah wafat. Perkembangan penafsiran al-Qur’an melahirkan beragam pendekatan dalam penafsirannya, mulai dari metode (manhaj al-tafsir), sistematika penafsiran dan corak penafsiran (alwan al-tafsir). Perlu diketahui bahwa semangat keberagaman penafsiran al-Qur’an dipengaruhi oleh latar belakang yang meliputi mufassir al- Qur’an. Dalam konteks ini dibahas salah satu karya tafsir milik kelompok dalam Islam bernama Ahmadiyyah. Karya tafsir Ahmadiyyah bernama Qur’anummajid yang ditulis oleh salah seorang khalifah bernama Bashiruddin Mahmud Ahmad. Dalam aktivitas penafsirannya, Bashiruddin dikenal menggunakan Ra’yu yang cukup kuat, namun tetap menggunakan dalil-dalil lainnya guna memperkuat argument penafsirannya, baik berupa ayat al-Qur’an, hadith maupun pendapat-pendapat ulama. Tafsir Qur’anummajid cukup mengundang kontrovesi, baik di kancah internasional maupun nasional. Dikarenakan di dalamnya memuat pemikiran-pemikiran yang berusaha mendobrak pemikran Islam yang sudah mapan.Kata Kunci: Tafsir, Ahmadiyyah, Qur’anummajid.