Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KERUNTUHAN BIROKRASI TRADISIONAL DI KASUNANAN SURAKARTA Muhammad Anggie Farizqi Prasadana; Hendri Gunawan
Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya Volume 2, No. 2, June 2019
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.987 KB) | DOI: 10.33652/handep.v2i2.36

Abstract

Kasunanan Surakarta merupakan salah satu kerajaan semi-otonom yang diberi hak oleh Belanda untuk mengatur birokrasinya sendiri. Birokrasinya adalah birokrasi tradisional. Kekuasaan pemerintah kolonial yang kian menguat, terutama selepas Perang Jawa, menjadikan birokrasi itu berkedudukan di bawah birokrasi kolonial. Ketika Indonesia merdeka, birokrasi tradisional di Kasunanan hancur dan digantikan oleh birokrasi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses keruntuhan birokrasi tradisional di Kasunanan Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dimulai dari pengumpulan sumber (heuristik), melakukan kritik sumber, interpretasi sumber, dan yang terakhir menuliskan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keruntuhan birokrasi tradisional di Kasunanan Surakarta disebabkan oleh tuntutan yang disuarakan kalangan anti-swapraja yang menganggap kerajaan sebagai kaki tangan Belanda dan ketidakpedulian Sunan terhadap gerakan revolusi yang sedang menggema. Keruntuhannya sejalan dengan hilangnya status istimewa yang sempat dirasakan wilayah Surakarta. Setelah runtuh, pemerintah Republik Indonesia membentuk birokrasi modern di daerah Surakarta dan menempatkannya di bawah provinsi Jawa Tengah.
SEBUAH (INGATAN) YANG TERABAIKAN: PERJUANGAN SEMESTA (PERMESTA) 19571961 DI SULAWESI UTARA Hendri Gunawan; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.483 KB) | DOI: 10.36869/pjhpish.v4i2.57

Abstract

Ingatan mengenai peristiwa Permesta yang terjadi di wilayah Indonesia Timur di bawah kepemimpinan Ventje Sumual masih terekam jelas di benak para bekas pejuangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk memori kolektif yang mampu mempersatukan dan mendorong perjuangan orang-orang Indonesia Timur dalam wadah Permesta guna mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan di daerahnya. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dimulai dari pengumpulan sumber (heuristik), melakukan kritik sumber, menginterpretasinya, dan yang terakhir menuliskan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memori kolektif mengenai beban penderitaan rakyat akibat penjajahan Belanda, serta kuatnya persatuan antara rakyat dan tentara yang bahu-membahu mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan peran dwitunggal Soekarno-Hatta dalam mempersatukan seluruh elemen masyarakat, menjadi ingatan yang mendorong Permesta memberikan perlawanan terhadap ketidakadilan pemerintah pusat Jakarta.
KISAH DUA TANAH PERDIKAN: PERUBAHAN STATUS WILAYAH BEBAS PAJAK DI KERAJAAN MATARAM ISLAM ABAD VIII DAN KERAJAAN SIAM ABAD XX Hendri Gunawan; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya Volume 6, No. 1, December 2022
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33652/handep.v6i1.212

Abstract

Perdikan land or tax-free land in Indonesia and Thailand is used for religious purposes. This study aims to determine the change in tax-exempt status in Indonesia and Thailand, especially in the Islamic Mataram Kingdom and Siam Kingdom. This research used historical methods consisting of topic selection, source collection, source criticism, interpretation, and writing. The result shows the existence of tax-free areas in Indonesia and Thailand has been going on for a long time. However, tax-free land in Indonesia was revoked after independence because it was considered injustice. Differently, tax-free land in Thailand still exists but no longer receives forced labor support from the king, replaced with wage labor because of the money economy influence that Chinese trader brought and for the abolition of slavery. In conclusion, tax-free lands in these two countries have different fates due to social and economic changes.
EFEKTIVITAS EKSTRAKURIKULER PRAMUKA SMAN 1 PONTANG KABUPATEN SERANG DI MASA PANDEMI Rilva Deni Yogatama; Asmunah; Surya Adam Hilmi; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37842/sinau.v9i1.149

Abstract

Pramuka or Praja Muda Karana is a scouting organization in Indonesia. Pramuka is one of the extracurricular activities at SMAN 1 Pontang. This study aims to determine the level of effectiveness of Pramuka extracurricular activities during the pandemic in terms of achieving the goals that have been set both in the work program and national consensus. This study took place at SMAN 1 Pontang where data collection used interviews and observations and compared the data obtained with the relevant literature, the data that had been collected was analyzed by inductive analysis and validated by data triangulation. This research is also intended to measure the effectiveness of Pramuka extracurricular management at SMAN 1 Pontang in carrying out various programs during the pandemic. The research results show that the pandemic has affected many aspects of life. The implementation of extracurricular activities at SMAN 1 Pontang was also affected. Nevertheless, Pramuka extracurricular activities at SMAN 1 Pontang are still going well. The activities are carried out online through the Zoom Meeting application. After the pandemic subsided, Pramuka was held offline again.
Sejarah Pengadilan di Batavia, 1619-1942 Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.734 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7259

Abstract

Tulisan ini mengulas secara kronologis sejarah pengadilan di Batavia 1619-1942. Sejak tiba di Indonesia, Kompeni sudah menganut Hukum Eropa. Lantas hukum ini diterapkan lewat lembaga peradilan yang dibentuk di Batavia. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan bagaimana sejarah pengadilan di Batavia tahun 1619-1942. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan pengadilan digunakan untuk melindungi kepentingan Belanda di tanah jajahan. Kendati pengadilan dibentuk untuk semua kalangan, diskriminasi tetap terasa lantaran pengadilan untuk orang Eropa dan Pribumi dipisah. Pemisahan ini terus berlangsung hingga Belanda angkat kaki dari Indonesia pada 1942.
Pengaruh Media Pembelajaran Virtual Tour Museum Terhadap Literasi Digital pada Mata Pelajaran Sejarah Aulia Zahra Yuanita; Eko Ribawati; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Jurnal Pendidikan Amartha Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpa.v5i1.8265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran virtual tour museum terhadap literasi digital siswa pada pembelajaran sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment atau eksperimen semu yang menggunakan desain penelitian pretest-posttest control group design. Media Pembelajaran virtual tour museum sebagai variabel bebas dan literasi digital siswa sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jawilan. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI 7 sebagai kelas eksperimen dan XI 8 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, wawanara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t (t-test) untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis pengaruh media pembelajaran virtual tour museum terhadap literasi digital diperoleh nilai t hitung sebesar 0,000 > 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: ada pengaruh media pembelajaran terhadap literasi digital siswa pada pembelajaran sejarah.
The Influence of Museum Virtual Tours on Students' Historical Thinking Skills in Eleventh-Grade History Subject at SMAN 13 Kabupaten Tangerang Apriyani Nurhasanah; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana; Yuni Maryuni
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 8, No 1 (2026): May 2026
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v8i1.13629

Abstract

This study aims to explain the influence of museum virtual tours on students' historical thinking skills in the 11th-grade Social Sciences (IS) History subject at SMAN 13 Tangerang Regency. The method used in this research is a pre-experimental pretest-post test design and was tested using a paired samples t-test. The sample was selected using a purposive sampling technique, and the sample used consisted of 34 students from class XI IS 2. Data was collected through field observations, interviews, and tests in the form of essay questions. The research results indicate a two-tailed significance value of 0.000, which is smaller than the significance threshold of 0.05, thereby demonstrating that the use of virtual museum tours has a significant effect on students' historical thinking skills. In conclusion, the utilization of museum virtual tours can be evaluated as an effective learning strategy, as it can foster students' active engagement and enthusiasm, which ultimately contributes to the development of their historical thinking skills and academic achievements.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI SMAN 7 Kota Serang Regina Ananda Kaherlan; Yuni Maryuni; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1355

Abstract

Proses pembelajaran dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa khususnya pada proses pembelajaran pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran tersebut dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas XI IPS di SMAN 7 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan menggunakan kelas eksperimen dan kontrol.  Sampel penelitian ini adalah kelas XI 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 6 sebagai kelas kontrol dengan materi pergerakan nasional Indonesia. Setelah dilakukan penelitian hingga kajian analisis hasil penelitian, didapatkan hasil terdapat pengaruh dari penggunaan model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMAN 7 Kota Serang dengan hasil perhitungan uji t dengan menggunakan Microsoft Excel dan diperoleh thitung sebesar 2,74 yang mana lebih besar daripada hasil ttabel  yaitu 2,06 dengan signifikansi 5%. Penelitian ini berdampak pada proses pembelajaran yang melibatkan siswa pada pembelajaran sejarah secara langsung sehingga pembelajaran dapat lebih bermakna dan kontekstual
Peran Abdul Haris Nasution dalam Penumpasan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (1958-1961) Muhammad Naufal Asyraf; Eko Ribawati; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8908

Abstract

Pergolakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada 15 Februari 1958 menjadi ancaman disintegrasi serius akibat ketimpangan pusat-daerah dan polarisasi militer. Penelitian ini bertujuan menganalisis latar belakang PRRI, dinamika kehidupan Mayor Jenderal A.H. Nasution, serta peran kepemimpinannya selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam merancang operasi penumpasan periode 1958–1961. Metode penelitian menggunakan metode sejarah (historis) melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan memanfaatkan autobiografi Nasution serta arsip surat kabar Belanda sezaman. Hasil penelitian membuktikan Mayor Jenderal A.H. Nasution berperan krusial menyelamatkan NKRI. Ia berhasil mengonsolidasi internal militer dan menginisiasi operasi gabungan antarmatra, seperti Operasi Tegas dan Operasi 17 Agustus. Nasution juga memadukan tindakan koersif dengan strategi rekonsiliasi politik melalui pemberian amnesti-abolisi bagi mantan pengikut PRRI. Keberhasilan operasi ini meredam pergolakan pada 1961 serta meletakkan dasar konsep Perang Rakyat Semesta.
Gaya Visual Iklan Rokok Sebagai Simbol Gaya Hidup Modern Pada Surat Kabar Pikiran Rakyat Tahun 1974-1979 Fajar Darajat; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana; Yuni Maryuni
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8915

Abstract

Penelitian ini membahas ragam gaya visual iklan rokok sebagai representasi gaya hidup modern dalam surat kabar Pikiran Rakyat tahun 1974–1979. Periode tersebut merupakan masa perkembangan ekonomi dan industrialisasi pada era Orde Baru yang ditandai dengan munculnya berbagai simbol modernitas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Surat kabar sebagai salah satu media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang bagi industri rokok untuk membangun citra produk melalui strategi visual yang menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk gaya visual yang digunakan dalam iklan rokok serta bagaimana unsur-unsur visual tersebut merepresentasikan konsep gaya hidup modern. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan rokok pada surat kabar Pikiran Rakyat periode tersebut menampilkan beragam gaya visual melalui penggunaan figur manusia, pakaian modern, kendaraan, lingkungan perkotaan, aktivitas rekreasi, serta penggunaan bahasa persuasif. Unsur-unsur tersebut membangun citra modernitas yang berkaitan dengan keberhasilan, kebebasan, kemapanan, maskulinitas, dan status sosial. Dengan demikian, iklan rokok tidak hanya berperan sebagai media promosi produk, tetapi juga menjadi sarana pembentukan simbol dan imajinasi mengenai gaya hidup modern masyarakat Indonesia pada dekade 1970-an.