Raga Samudera
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komoditas Unggulan Subsektor Peternakan di Kabupaten Barito Kuala Fuzi Maulana Ash’ari; Yarna Hasiani; Raga Samudera
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 12 No 2 (2022): Vol 12 No 2 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v12i2.240

Abstract

Salah satu cara dalam pengembangan produk pertanian unggulan subsektor peternakan di daerah adalah dengan mengidentifikasi subsektor produk peternakan unggulan yang dominan di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi sektor peternakan unggulan di Kabupaten Barito Kuala. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode survei berdasarkan data sekunder. Pengumpulan data sekunder bersumber dari dokumen dan data subsektor peternakan yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Barito Kuala dan Provinsi Kalimantan Selatan. metode yang digunakan untuk analisis data berupa analisis Location Qoutient (LQ) untuk mengetahui subsektor basis dan non basis. Input data dalam perhitungannya adalah jumlah populasi ternak secara times series mulai tahun 2017 sampai dengan 2020. Berdasarkan hasil analisis Location Qoutient (LQ) dihasilkan nilai LQ sapi perah, kuda, domba dan ayam petelur adalah 0, ternak ayam pedaging dengan nilai LQ sebesar 0,51 dan itik sebesar 0,95 dikategorikan sebagai komoditas non basis, sedangkan nilai LQ terbesar (1). Ayam kampung sebesar 6,19 kemudian (2). Itik manila sebasar 5,74, (3). Babi sebesar 4,72, (4). Ternak kerbau sebesar 4,13, (5). Sapi potong sebesar 3,01, dan (6). Kambing sebesar 1,30. Komoditas ternak tersebut dikategorikan sebagai komoditas basis. Potensi komoditas peternakan tersebut tidak hanya dapat dikembangkan untuk kebutuhan di daerah itu sendiri melainkan juga dapat memenuhi di daerah sekitarnya.