Andewi Suhartini
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika dan Tipologi Pondok Pesantren di Cirebon Fitri Meliani; Andewi Suhartini; Hasan Basri
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10629

Abstract

Pesantren merupakan lembaga ritual keagamaan, pembinaan akhlak, pendidikan Islam, sekaligus lembaga sosial yang telah mengalami berbagai tantangan zaman yang disesuaikan dengan dinamika pertumbuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang tipologi dan dinamika Pesantren di Cirebon dari masa ke masa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku Babad Cirebon Carub kandha naskah Tangkil, dan data sekunder didapatdari buku dan jurnal yang berkaitan dengan tipologi dan dinamika Pesantren di Cirebon. Berdasarkan penelitian pustaka yang dilakukan penyusun, didapatkan data tipologi pesantren yang terdapat di Cirebon terdiri dari pesantren salaf dan khalaf. Sebelum masa penjajahan, pesantren secara keseluruhan masih bertipe salaf, namun setelah ada akulturasi pendidikan formal berjenjang dari Belanda, maka mulai bermunculan pesantren khalaf, yang terdiri pendidikan sekolah dan luar sekolah. Pesantren modern baru bermunculan di Cirebon di awal abad 19. Contoh Pesantren Salaf di Cirebon adalah Pesantren Benda Kerep, dan contoh Pesantren Khalaf adalah Pesantren Buntet. Pesantren salaf di Cirebon hingga saat ini cenderung menutup diri pada modernisasi dan masih menggunakan sitem pembelajaran tradisional, tidak ada jenjang pendidikan formal, dan menghindari inovasi teknologi. Sedangkan pesantren khalaf di Cirebon sebaliknya, mendirikan sekolah berjenjang dan melakukan inovasi dalam pembelajaran. Baik pesantren salaf maupun khalaf adalah bagian sejarah dan budaya pendidikan Islam dengan kearifan lokal Indonesia dan perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh masyarakat Indonesia.