Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEBIJAKAN EARMARKING CUKAI HASIL TEMBAKAU TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DI INDONESIA Tedy Septian; Sartika Djamaluddin
JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Unit Penerbitan Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpbc.v6i2.1692

Abstract

Dalam praktik desentralisasi, Dana Bagi Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) diberikan kepada daerah penghasil cukai dan/atau tembakau sebagai salah satu sumber pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penggunaan utama dana ini adalah untuk penyediaan supply side sektor kesehatan diantaranya pada pengadaan fasilitas kesehatan. Peningkatan anggaran DBH CHT setiap tahunnya belum diiringi dengan memadainya jumlah fasilitas kesehatan. Menggunakan data sekunder tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia pada tahun 2018-2020, studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kebijakan DBH CHT terhadap jumlah fasilitas kesehatan di daerah. Metode analisis yang digunakan dalam studi ini adalah regresi data panel model Negative Binomial. Hasil validasi awal menunjukan bahwa daerah penerima DBH CHT mengalami peningkatan pada jumlah fasilitas kesehatan yang signifikan dibandingkan daerah nonpenerima. Hasil estimasi menunjukan DBH CHT memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah posyandu di level kabupaten/kota tetapi tidak terhadap jumlah rumah sakit dan puskesmas. Diharapkan proses perencanaan dan implementasi kebijakan DBH CHT dapat dikelola dan diawasi dengan lebih baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam peningkatan pelayanan kesehatan publik.    
ANALYSIS OF AIRBNB TAX POTENTIAL IN INDONESIA USING WEB-SCRAPED DATA AND HEDONIC PRICING MODEL Aulia Rahman; Sartika Djamaluddin
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2649

Abstract

Since its inception in Indonesia in 2013, Airbnb has grown rapidly in several provinces, reaching a total of 72,721 listings by 2019. However, the Airbnb business in Indonesia remains unregulated, as operational and taxation studies are still underway. Based on this, this study aims to investigate the feasibility and calculate the potential of Airbnb hosts as a new source of tax revenue in Indonesia. Furthermore, this study also aims to identify factors influencing rental prices as a source of income for Airbnb hosts in Indonesia. The data used in this study were obtained from the Airdna website and web-scraping results on the Airbnb website, with a sample size of 628 listings. The descriptive analysis results indicate that Airbnb hosts can be considered as MSME tax objects, with an estimated potential tax revenue of IDR 359 million in 2019. The third finding indicates that the factors influencing Airbnb rental prices in Indonesia are location, accommodation type, and facilities.