Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE EFFECT OF LEVERAGE, PROFITABILITY, AND FIRM SIZE ON TAX AVOIDANCE ON MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON INDONESIA STOCK EXCHANGE Maya Safira Dewi; Muhammad Haryadi Thareq
Journal Of Resource Management, Economics And Business Vol. 4 No. 1 (2025): Journal Of Resource Management, Economics And Business (REMICS)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/remics.v4i1.152

Abstract

Purpose: To analyze the effect of leverage, profitability, and firm size on tax avoidance in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Research Methodology: Purposive sampling method; secondary data from idnfinancials.com and idx.co.id; data covering 2017-2019. Results: Leverage positively influences tax avoidance; profitability and firm size do not influence tax avoidance. Limitations: The study is limited to manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange over a specific three-year period. Contribution: Useful for researchers and practitioners in the fields of finance, taxation, and corporate governance.
PERBANDINGAN PERENCANAAN PAJAK UMKM SEBELUM DAN SETELAH COVID-19 DI INDONESIA (2019 - 2024) Maya Safira Dewi
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i1.35

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the Indonesian economy, contributing significantly to GDP and employment. However, the COVID-19 pandemic has presented significant challenges for these businesses, including in terms of their tax planning and tax compliance. This study aims to compare the tax planning strategies of MSMEs in Indonesia before and after the COVID-19 pandemic (2019-2024), focusing on government policy changes, tax incentives, and digital technology adoption. Before the pandemic, MSME tax planning mostly involved basic tax compliance and optimization, with limited strategic planning due to lack of resources and knowledge. During the pandemic, the government introduced various tax incentives, such as tax rate reductions and payment deferrals, to help MSMEs survive the economic crisis. However, many MSMEs struggled to make the most of these incentives due to limited understanding and capacity. Post-pandemic, tax planning shifted to digitalization, with increased use of technologies such as e-filing and e-billing to improve tax compliance and efficiency. Despite this progress, challenges remain, particularly regarding MSMEs’ ​​digital adaptation and their ability to maximize the benefits of new tax policies. The study concludes that government policies, including tax incentives and digitalization efforts, have significantly influenced MSME tax planning, leading to a more strategic and efficient approach in managing tax obligations. These changes, along with a better understanding of taxation, are expected to contribute to the sustainability and growth of MSMEs in Indonesia in the post-pandemic era. Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar bagi bisnis-bisnis ini, termasuk dalam hal perencanaan pajak dan kepatuhan pajak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan strategi perencanaan pajak UMKM di Indonesia sebelum dan setelah pandemi COVID-19 (2019-2024), dengan fokus pada perubahan kebijakan pemerintah, insentif pajak, dan adopsi teknologi digital. Sebelum pandemi, perencanaan pajak UMKM sebagian besar melibatkan kepatuhan dasar dan optimisasi pajak, dengan perencanaan strategis yang terbatas karena kekurangan sumber daya dan pengetahuan. Selama pandemi, pemerintah memperkenalkan berbagai insentif pajak, seperti pengurangan tarif pajak dan penundaan pembayaran, untuk membantu UMKM bertahan dalam krisis ekonomi. Namun, banyak UMKM yang kesulitan memanfaatkan insentif ini secara maksimal karena keterbatasan pemahaman dan kapasitas. Pasca-pandemi, perencanaan pajak beralih ke digitalisasi, dengan peningkatan penggunaan teknologi seperti e-filing dan e-billing untuk meningkatkan kepatuhan dan efisiensi pajak. Meskipun ada kemajuan ini, tantangan masih ada, terutama terkait adaptasi digital UMKM dan kemampuan mereka untuk memaksimalkan manfaat kebijakan pajak baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pemerintah, termasuk insentif pajak dan upaya digitalisasi, telah mempengaruhi perencanaan pajak UMKM secara signifikan, yang mengarah pada pendekatan yang lebih strategis dan efisien dalam mengelola kewajiban pajak. Perubahan-perubahan ini, bersama dengan pemahaman yang lebih baik tentang perpajakan, diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM di Indonesia di era pasca-pandemi.
Analisis Strategi Perencanaan Pajak Agresif: Peran Tax Haven, Thin Capitalization, dan Ukuran Perusahaan Multinasional di Indonesia Dewi, Maya Safira
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i3.8709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan tax haven, thin capitalization, dan ukuran perusahaan terhadap agresivitas perencanaan pajak pada perusahaan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2022. Agresivitas perencanaan pajak diukur menggunakan indikator GAAP Effective Tax Rate (GAAP ETR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan 49 perusahaan multinasional selama lima tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa thin capitalization berpengaruh positif dan signifikan terhadap GAAP ETR, sedangkan tax haven dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Kebaruan (novelty) dari penelitian ini terletak pada fokus sampel yang secara khusus melibatkan perusahaan multinasional yang sebagian besar memiliki afiliasi di negara tax haven, memberikan konteks empiris yang jarang diteliti dalam studi perpajakan di Indonesia. Selain itu, penggunaan GAAP ETR sebagai indikator agresivitas pajak memberikan pendekatan akuntansi yang komprehensif dalam menilai praktik penghindaran pajak lintas negara. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi regulator dan otoritas pajak dalam merumuskan kebijakan anti-penghindaran pajak serta memperkuat transparansi fiskal lintas yurisdiksi.
Tinjauan Bibliometrik Corporate Social Responsibility dan Earnings Management Fajriati, Novy; Dewi, Maya Safira; Farman, Fanji
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1516

Abstract

Tinjauan ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan penelitian mengenai pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap manajemen laba, dengan menggunakan pendekatan jaringan sosial melalui analisis bibliometrik. Tinjauan sistematis bibliometrik dilakukan terhadap 276 artikel yang diperoleh melalui basis data Scopus. Data dianalisis menurut berbagai parameter termasuk tahun publikasi, jurnal, penulis, institusi, negara, afiliasi, bidang subjek, dan analisis istilah. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya minat peneliti dalam mengkaji dampak CSR. Terdapat penulis lebih dari 50 negara di dunia, dengan Tiongkok yang mendominasi jumlah artikel. Pola kata kunci menunjukkan beberapa area potensial yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Temuan penelitian ini memberikan wawasan mengenai analisis pengaruh CSR terhadap manajemen laba. Temuan penting lainnya mencakup sejumlah gap dalam literatur, seperti board diversity, tax avoidance, family firms dan family ownership menjadi bidang penelitian di masa depan untuk mengembangkan analisis pengaruh CSR terhadap manajemen laba.