Ari Tjahyono
Universitas Gunadarma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Perancangan Sistem Informasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal Dengan Menggunakan Arsitektur Microservices Pada Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Ari Tjahyono
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 7 No. 3 (2022): December, 2022
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2022.7.3.674

Abstract

Pemerintah Indonesia membutuhkan investasi untuk mengoptimalkan potensi Indonesia. Kementerian Investasi menyediakan aplikasi berbasis web untuk layanan Laporan Kegiatan Penanaman Modal(LKPM) yang digunakan pelaku usaha untuk melaporkan kegiatan usahanya atas izin penanaman modal yang dimiliki. Dengan bertambahnya pengguna aplikasi LKPM seiring dengan bertambahnya jumlah realisasi penanaman modal, kondisi ini berpengaruh terhadap kinerja dari aplikasi tersebut. Adanya perubahan peraturan dan implementasi basis tingkat risiko usaha, membuat Kementerian Investasi perlu melakukan pengembangan aplikasi LKPM agar dapat terintegrasi dengan OSS, dengan mempertimbangkan pilihan arsitektur microservices untuk kebutuhan integrasinya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan fungsi-fungsi pelaporan dan pengawasan pada aplikasi LKPM Online. Tahapan penelitian diawali dengan Pengumpulan Data Awal, Telaah Pustaka, Identifikasi Kebutuhan, Analisis Kondisi, dan Rancangan Arsitektur Sistem untuk Implementasi Pengembangan LKPM Online. Hasil penelitian yaitu Arsitektur microservices digunakan dalam pembangunan dan pengembangan LKPM Online karena beberapa kelebihannya, seperti lebih mudah dikelola karena modul-modulnya dipecah mnjadi bagian-bagian kecil, serta karena terdapat kebutuhan pada LKPM Online yang terintegrasi dengan OSS. Dan rekomendasinya, Perancangan aplikasi LKPM Online dapat dilanjutkan ke proses pembangunan, pemeliharaan, dan pengembangan sesuai dengan Software Development Life Cycle dan Komparasi secara berkala dengan perkembangan teknologi perlu terus dilakukan, terutama pada sisi efektivitas dalam pembangunan arsitektur microservices dan manajemen proyek teknologi informasi.