This Author published in this journals
All Journal Jurnal ISOMETRI JPI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ARAHAN PENGEMBANGAN NEGERI PASSO BERBASIS MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI Trisyaa Loppies; W. D Nanlohy; Ferad Puturuhu
Jurnal ISOMETRI Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2023.2.1.17-29

Abstract

Di Negeri Passo, kecamatan Baguala, Kota Ambon merupakan salah satu kawasan yang mengalami dampak Gempa Bumi 6,8 SR Tahun 2019. Kejadian tersebut menimbulkan korban jiwa, rasa trauma, rumah dan gedung kantor yang mengalami kerusakan. Oleh karena itu harus adanya arahan pengembangan mitigasi bencana gempa bumi untuk mengurangi dampak bencana pada daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif, jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, kuesioner dan observasi. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa di Negeri Passo terdapat beberapa lokasi terdampak Gempabumi yaitu di RW 013, 003, 012, 004, 007, 006 dan 008 yang mengalami tingkat kerusakan Rusak Ringan, sedang dan berat. Di Negeri Passo juga perlu adanya pengembangan Mitigasi Bencana seperti, Menyiapkan Ruang Evakuasi Bencana bagi masyarakat setempat, menyiapkan RTRW yang berdimensi Mitigasi Bencana Gempabumi dan Pembentukan organisasi penanggulangan Bencana Gempabumi untuk meminimalisir dampak bencana Gempabumi.
Morfologi dan Karakteristik Tanah Pada Lahan Tanaman Pisang Tongka Langit (Musa Troglodytarum L) di Desa Rutong-Kota Ambon Johannis Petrus Haumahu; Ferad Puturuhu; Rudy Soplanit; Rina Santika Djaya Suganda
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang terbentuk dari hasil pelapukan batuan induk melalui proses fisika, kimia, dan biologi yang berlangsung dalam jangka waktu lama. Tanah tidak hanya berfungsi sebagai media tumbuh tanaman, tetapi juga sebagai sistem hidup yang mendukung kehidupan mikroorganisme dan makroorganisme, serta berperan penting dalam berbagai proses ekologis. Morfologi tanah menggambarkan sifat-sifat tanah yang dapat dilihat, diukur, dan dideskripsikan secara langsung, seperti warna, tekstur, struktur, konsistensi. Karakteristik tanah meliputi tiga aspek utama yakni: (1).  Fisik; (2). Kimia; dan (3). Biologis.  Metode penelitan adalah dengan menggunakan metodes survey tanah untuk pengamatan tanah di lapangan, dan di laboratorium untuk mengetahui kandungan unsur dalam tanah tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan pada 5 (lima) titik pengamanat dijumpai 4 (empat) macam tanah yakni: (1). Aluvial Eutrik (Typic Edorthents); (2). Kambisol Eutrik (Typic Distrudepts); (3). Regosol Eutrik (Typic Udipsamments); (4). Kambisol Gleik (Typic Endosguepts)
ANALISIS TINGKAT KERAWANAN TSUNAMI DI KECAMATAN TELUK ELPAPUTIH KABUPATEN MALUKU TENGAH Evert R Sopacua; Ferad Puturuhu; Hertine M. Kesaulya
Jurnal ISOMETRI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2026.5.1.101-107

Abstract

Kecamatan Teluk Elpaputih berada pada daerah pesisir pantai selatan Kabupaten Maluku Tengah yang sebagian besar masyarakatnya bermukim dan beraktivitas di daerah pesisir yang memiliki potensi bencana tsunami dan sejarah bencana tsunami 1889 (Bahaya Seram). Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis tingkat kerawanan bencana tsunami di Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah. Metode analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Sistem Informasi Geografis (SIG). Dalam Penelitian ini menggunakan 8 parameter dalam menganalisis tingkat kerawanan tsunami yaitu jarak pantai dari sumber gempa, ketinggian daratan, kelerengan topografi, keterlindungan daratan, keberadaan pulau penghalang, morfologi garis pantai, dan jarak garis pantai. Hasil overlay 8 parameter diperoleh 3 kelas kerawanan yaitu tingkat kerawanan tinggi, tingkat kerawanan sedang, dan tingkat kerawanan rendah dengan skor maksimal 420 dan skor minimum 100 dengan rentang skor 106. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa daerah kerawanan tsunami tingkat tinggi di Kecamatan Teluk Elpaputih berada pada daerah selatan Kecamatan Teluk Elpaputih yang terletak di daerah pesisir Pantai dengan luasan 3429,01 Ha, daerah kerawanan tsunami tingkat sedang berada berada tepat di tengah-tengah daerah Kecamatan Teluk Elpaputih dengan jarak 500 – 1000 meter dari pantai serta berada di sekitaran daerah aliran Sungai dengan luasan 16526,30 Ha dan daerah kerawanan tsunami tingkat rendah berada pada daerah utara Kecamatan Teluk Elpaputih yang terletak di daerah penggunungan dengan luasan 40513,38 Ha.