Faisal Hamdani Harahap
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK DAN BENTUK KELEMBAGAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI INDONESIA Faisal Hamdani Harahap; Zuhrina M. Nawawi
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.016 KB) | DOI: 10.30821/se.v8i2.13874

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan bentuk kelembagan LKMS (Keuangan Mikro Syariah). LKMS sebagai lembaga keuangan syariah yang memiliki peran dan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan literasi keuangan Islam. Perkembangan kelembagan  LKMS dapat dianalisis berdasarkan pengembangan lembaga dan produk LKMS yang beroperasi di Indonesia yag memiliki berbagai jenis dan bentuk berdasarkan pemrakarsa pendirian LKMS dan segmentasi pasarnya. Pemrakarsa berdirinya LKMS dapat dibedakan menjadi dua, yaitu, non pemerintah (swasta) dan pemerintah. LKMS yang didirikan oleh sektor swasta adalah koperasi, bank, LKMS berbasis adat, dan LKM berbasis lembaga pendidikan. Sementara itu, LKMS yang didirikan oleh pemerintah dapat dibagi menjadi LKM yang didirikan oleh Pemerintah Pusat, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan Pemerintah Daerah. Dalam istilah kontrak dan produk, dinamika produk dalam kegiatan LKMS terlihat sangat tinggi dan lebih bervariasi. Misalnya, penyaluran dana digunakan di hampir semua lembaga keuangan syariah, namun masing-masing lembaga memiliki karakteristik tersendiri dalam memilih produk dan kontrak pendanaan. Secara umum, produk pinjaman dana yang saat ini digunakan baik oleh lembaga keuangan internasional maupun nasional industri menggunakan dua dasar kontrak, yaitu bagi hasil dan kontrak jual beli.Keywords: Karakteristik, Lembaga Keuangan Mikro Syariah.