This study aims to contribute to Islamic accounting at the theoretical level, specifically to formulate the basic objectives of Islamic accounting financial reports. The analytical tool used in this paper is the synergy of binary oppositions inspired by the values of the Islamic and Taoist traditions. This analysis tool combines two different things into an inseparable whole, for example, the cross between masculine and feminine, egoistic and altruistic, material and spiritual values, and so on. The results of the analysis can be formulated that the basic purpose of Islamic accounting financial reports is to provide accountability and information. Accountability is a representation of the spiritual element, the ethical element, or the feminine element. Meanwhile, information is a representation of material factors, or economic elements, worldly elements, or masculine elements. These two basic objectives become an inseparable unit and become the strength of sharia accounting. Abstrak Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi akuntansi syari’ah pada level teori, khususnya memformulasikan tujuan dasar dari laporan keuangan akuntansi syari’ah. Alat analisis yang digunakan dalam makalah ini adalah sinergi oposisi biner yang diilhami oleh nilai-nilai dari tradisi Islam dan Tao. Alat analisis ini pada dasarnya menggabungkan dua hal yang berbeda menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, misalnya hibrida antara nilai-nilai maskulin dengan feminin, egoistik dan altruistik, materi dan spiritual, dan lain-lainnya. Hasil analisis dapat diformulasikan bahwa tujuan dasar laporan keuangan akuntansi syari’ah adalah untuk memberikan akuntabilitas dan informasi. Akuntabilitas merupakan representasi dari unsur spirit, atau unsur etika, atau unsur feminin. Sedangkan informasi merupakan representasi dari unsur materi, atau unsur ekonomi, atau unsur duniawi, atau unsur maskulin. Kedua tujuan dasar tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan menjadi kekuatan dari akuntansi syari’ah