Costantinus Ponsius Yogie Mofun
Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sehat dan Sakit, Anugerah atau Kutuk: Sebuah Tinjauan Teologis dan Kesehatan Publik Costantinus Ponsius Yogie Mofun
KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Vol 8, No 1 (2022): KENOSIS: JURNAL KAJIAN TEOLOGI
Publisher : IAKN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37196/kenosis.v8i1.508

Abstract

The concept of health and illness itself often relates to the relationship between blessings and curses. People see that sickness is a gift from God while sickness is a curse given to humans for not doing what is His will and causing sin. This view is actually an understanding that has existed for a long time but sometimes becomes the basis of one's desire to make an assessment of one's religious life to God. With this problem, theology and public health will be carried out looking at the problems that occur starting with interpreting religion and public health, then theological relations in the Old Testament and New Testament using this approach in the relationship of blessings and curses on healthy or sick.AbstrackKonsep sehat dan sakit sendiri sering kali dikaitkan dengan hubungan antara berkat dan kutuk. Orang-orang melihat bahwa sakit merupakan anugerah Tuhan sedangkan sakit merupakan kutuk yang diberikan Tuhan kepada manusia karena tidak melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya dan menimbulkan dosa. Pandangan ini sebenarnya merupakan pemahaman yang telah ada sejak lama namun terkadang masih saja menjadi dasar acuan seseorang dalam melakukan penilaian atas kehidupan yang religius kepada Tuhan. Dengan persoalan tersebut maka akan dilakukan tinjauan teologi dan kesehatan publik dalam melihat persoalan yang terjadi yang mana di mulai dengan melakukan interpretasi hubungan agama dan kesehatan publik, kemudian tinjauan teologi dalam kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru barulah menggunakan pendekatan tersebut dalam melihat hubungan berkat dan kutuk atas kehidupan sehat atau sakit.