Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KELAS AWET 25 JENIS KAYU ANDALAN SETEMPAT TERHADAP RAYAP KAYU KERING DAN RAYAP TANAH Sumarni, Ginuk; Muslich, Mohammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 26, No 4 (2008): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2008.26.4.323 - 331

Abstract

Dua puluh lima jenis kayu andalan setempat yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat diuji keawetannya. Kayu contoh uji yang berukuran 5,0 cm x 2,5 cm x 2,0 cm diuji terhadaprayap kayu kering (Cryptotmnes rynocephalus Light.). Kayu contoh uji 2,0 cm x 0,5 cm x 0,5 cm diuji terhadap rayap tanah (Coptotermesc11rvignath11s Holmgreen.).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 jenis (36%) dari 25 jenis kayu yang diteliti masuk ke dalam kelas awet tinggi (kelas I dan II) terhadap Cryptotermes cynocepbalus Light., dan sisanya yaitu 16  jenis (64%) masuk ke dalam kelas awet rendah (kelas Ill,  IV dan V). Hasil penelitian terhadap terhadap Coptotermes mmignathus Holmgreen. satu jenis (4%) dari 25 jenis kayu yang diteliti masuk ke dalam kelas  awet II, sisanya 24 jenis (94%) masuk ke dalam kelas awet rendah (III, IV dan V).
KELAS AWET JATI CEPAT TUMBUH DAN JATI KONVENSIONAL PADA BERBAGAI UMUR POHON Sumarni, Ginuk; Muslich, Mohammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 28, No 4 (2010): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2010.28.4.342 - 351

Abstract

Jati (Teaona grandis L.f.) cepat tumbuh yang dikembangkan melalui kultur jaringan yang bertujuan untuk meningkatkan pasokan kayu dari hutan tanaman. Informasi mengenai kualitas kayu jati cepat tumbuh belum banyak diketahui. Salah satu parameter kualitas kayu jati dapat dilihat dari kelas awetnya. Penelitian ini bertujuan membandingkan kelas awet antara jati cepat tumbuh dengan jati konvensional pada berbagai umur pohon. Contoh uji ukuran 5,0 cm x 2,5 cm x 2.0 cm diuji terhadap rayap kayu kering (Cryptotermescynocephal«:Light.), contoh uji ukuran 2.0 cm x 0.5 cm x 0.5 cm diuji terhadap rayap tanah (Coptotermes mrvignathus Holmgreen.) dan contoh uji 7,5 cm x 5 cm x 1,5 cm diuji terhadap bubuk kayu kering (Heterobostrych«s aequalis Waterh.) Hasil penelitian menunjukkan bahwa jati cepat rumbuh umur 5 dan 7 tahun serta jati konvensional umur 5, 7 dan 15 tahun mempunyai kelas awet rendah (kelas V-III) terhadap rayap kayu kering dan rayap tanah dan mendapat serangan ringan terhadap bubuk kayu kering. Namun demikian jati konvensional umur 35 tahun memiliki kelas awet tinggi (kelas I) terhadap rayap kayu kering dan rayap tanah dan mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap serangan bubuk kayu kering.