Merryana Kiding Allo, Merryana Kiding
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEGRADASI KEANEKARAGAMAN HAYATI TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI Putri, Indra A. S. L. P.; Allo, Merryana Kiding
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.079 KB)

Abstract

ABSTRAK Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai merupakan kawasan konservasi yang mayoritas masyarakat sekitarnya bergantung pada  berbagai potensi sumberdaya alam yang terdapat di dalam kawasan taman nasional.  Konsekuensi dari keadaan tersebut adalah terjadinya degradasi keanekaragaman hayati yang cukup serius terutama pada kawasan taman nasional yang berdekatan dengan pemukiman penduduk. Bila hal ini dibiarkan terus berlanjut, dikhawatirkan kawasan taman nasional yang mengalami kerusakan akan semakin luas dan degradasi berbagai potensi sumberdaya alam hayati akan semakin parah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kondisi keanekaragaman hayati terutama jenis  flora dan fauna di kawasan taman nasional yang berinteraksi dengan desa penduduk. Pengumpulan data vegetasi menggunakan kombinasi metode transek dan garis berpetak, sedangkan terhadap mamalia dan reptilia menggunakan garis transek dan metode IPA untuk burung. Hasil penelitian memperlihatkan rendahnya nilai indeks keanekaragaman jenis vegetasi, tidak dijumpainya jenis-jenis mamalia dan hanya menjumpai jenis-jenis burung yang berasosiasi dengan kawasan terbuka. Cukup tingginya tekanan masyarakat terhadap sumberdaya alam dan telah terjadi degradasi keanekaragaman hayati Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, terutama pada kawasan hutan yang berdekatan dengan pemukiman penduduk.
EBONI DAN HABITATNYA Allo, Merryana Kiding
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.144 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1492

Abstract

Eboni (Diospyros celebica Bakh.) merupakan komoditi primadona dari hutan Sulawesi.Dunia mengenal bahwa jenis pohon eboni hanya dapat dijumpai tumbuh di hutan-hutan Sulawesi yang masuk ke dalam wilayah Wallacea.Lingkungan merupakan syarat dari suatu kondisi ekosistem bagi pertumbuhan suatu jenis tumbuhan, jadi pengetahuan tentang habitat suatu jenis merupakan dasar bagi kegiatan pengembangan eboni.Dengan menggunakan cara 'purposive' sesuai keberadaan kelompok eboni di alam, ditemukan bahwa eboni dapat tumbuh dan berkembang optimal pada ketinggian tempat mulai dari 60 m sampai 450 m di atas permukaan laut, kemiringan 10° sampai 30°,tanah-tanah bertekstur lempung, liat dan berpasir tanpa genangan, pH tanah agak masam yaitu 6,44, tipe iklim A dengan curah hujan berkisar 2000 - 2500 mm per tahun dengan suhu rata-rata 26,6°C dan kelembaban rata-rata 93%.Eboni umumnya ditemukan hidup berasosiasi dengan jenis-jenis tumbuhan yang berasal dari famili Rubiaceae.