This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agriculture
Khoirul Anam
Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PHOSFOR DAN INTENSITAS PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Khoirul Anam; A.Miftakhurrohmat; M. Abror; Saiful
Agriculture Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v17i2.4488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian phosfor dan intensitas penyiraman terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini di laksanakan pada tanggal 24 Maret – 18 Juni 2022 di Desa Jiken Kecamatan Tulangan , Sidoarjo. Metode yg di gunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama pemberian phosfor terdiri dari 25 kg/ha, 50 kg/ha, dan 75 kg/ha, sedangkan faktor kedua intensitas penyiraman yg terdiri dari 3 level yaitu 1, 2, dan 3, kali penyiraman perhari. Setiap perlakuan di ulang 3 kali, sehingga di peroleh 27 satuan percobaan. Variabel pengamatan terdiri dari jumlah daun, penjang tanaman, jumlah anakan, berat basah, berat kering. Data di analisa menggunakan ANOVA yang di lanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Didapatkan hasil bahwasannya terjadi interaksi yang nyata pada umur 21 hari & 28 hari (HST) pada variabel pengamatan jumlah daun, dan variable pengamatan berat basah terjadi interaksi sangat nyata. Kombinasi phosfor 75 kg/ha dengan intensitas penyiraman 3 kali perhari mendapatkan hasil pertumbuhan daun tanaman bawang merah tertinggi 30,00 helai, berat basah umbi per rumpun 39,00 gr, tidak ada pengaruh nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah anakan, dan berat kering per rumpun. Kata kunci : Bawang Merah , Pemberian Phosfor, Intensitas Penyiraman.