p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal At Taujih JKaKa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN PEER COUNSELING DALAM MENANGANI PERILAKU MENYIMPANG DIKALANGAN REMAJA MASJID BAITURRAHIM DESA BALAK KECAMATAN SONGGON KABUPATEN BANYUWAN GI Nur Hafifah
Jurnal At-Taujih Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.109 KB) | DOI: 10.30739/jbkid.v1i1.1049

Abstract

This research is motivated by the occurrence of deviant behavior towards adolescents carried out by the youth of the Baiturrahim Balak mosque such as drinking liquor in the middle of the night, like to say dirty words to one friend with another friend and make noise at night. Society is restless with their behavior, and teenagers are also very influential on other teenagers.The focus of this study examines the factors that influence the occurrence of deviant behavior among adolescents at Baiturrahim Mosque, Balak Village, Songgon District, Banyuwangi Regency and the role of peer counseling in dealing with deviant behavior among adolescents at Baiturrahim Mosque, Balak Village, Songgon District, Banyuwangi Regency.In accordance with the focus of the research above, the purpose of this study is to find out what are the factors that influence the occurrence of deviant behavior among teenagers at Baiturrahim Mosque, Balak Village, Songgon District, Banyuwangi Regency and find out the role of peer counseling in dealing with deviant behavior among teenagers at Baiturrahim Mosque, Balak Village, Songgon District, Banyuwangi Regency. .This study uses qualitative research methods, namely a study that produces descriptive data in the form of written, spoken words from people and observed behavior, and data collection using observation, interviews, and documentation techniques.The results of this study found that there are factors that influence deviant behavior among teenagers at Baiturrahim Mosque, Balak Village, Songgon District, Banyuwangi Regency, namely: a). Social factors b). Community environmental factors c). family factors d). Lack of confidence factor e). Economic factors. The role of peer counseling in dealing with deviant behavior among teenagers at Baiturrahim Mosque, Balak Village, Songgon District, Banyuwangi Regency, namely: a). The role of peers as mentors b). The role of peers can provide new information c). The role of peers as motivators d). The role of peers as supporters e). The role of peers can fill the void.
KEMATANGAN EMOSI, RELIGIUSITAS DAN PERILAKU AGRESIF Nur Hafifah; Fitriana Anggraeni
Jurnal At-Taujih Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.253 KB) | DOI: 10.30739/jbkid.v2i1.1476

Abstract

Tujuan penelitian adlah mendeskripsikan kematangan emosi, religiusitas dan perilaku agresif pada santri Pondok Pesantren Sunan Ampel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasusTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan melalui obervasi, wawancara dan dokumentasi menunjukkan bahwa (1) Dari ketiga subjek yang diteliti ternyata belum memenuhi aspek-aspek kematangan emosi secara baik yaitu kurangnya kontrol emosi yang belum tercapai darai ketiga subjek. (2) Dari ketiga subjek yang diteliti terbukti belum memenuhi dimensi religiusitas secara sempurna, yaitu masih terpenuhinya dimensi praktek dan dimensi pengamalan. (3) Dari ketiga subjek terindikasi berperilku agresif, yaitu adanya tingkah laku yang ditunjukkan. Ditinjau dari bentuk-bentuk perilaku agresif ketiga subjek terindikasi melakukan perilaku agresif secara fisik, verbal, kemarahan dan permusuhan.
PERAN HUKUMAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SHALAT BERJAMAAH SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN RAUDLATUSSALAM KECAMATAN GLENMORE Nur Hafifah; Binti Setya Ningsih
Jurnal At-Taujih Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.704 KB) | DOI: 10.30739/jbkid.v2i2.1727

Abstract

This research was motivated by the discipline of praying in congregation for female students of the Raudlatussalam Islamic Boarding School, Gunungsari, Glenmore District. Discipline of congregational prayer is determined by the role of punishment in improving the discipline of congregational prayer. This study aims to (1) determine the description of the discipline of congregational prayer for female students of the Raudlatussalam Islamic Boarding School, Gunungsari Glenmore. (2) knowing the form of punishment for female students of the Raudlatussalam Islamic Boarding School in Gunungsari Glenmorre who do not pray in congregation. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques using the method of observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the discipline of praying in congregation for female students of the Raudlatussalam Gunungsari Islamic Boarding School is disciplined enough, seen from the sense of awareness, sense of responsibility, sense of obedience, and also feel deterred from the punishment they have received. As for the form of punishment in the form of physical punishment and fines, depending on the number of alpha prayers in congregation.
Penerapan Konseling Behavioral Dengan Self Management Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Hesty Ramadhianti Sul Asari; Nur Hafifah
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.944 KB) | DOI: 10.30739/jkaka.v1i2.1128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Konseling Behavioral Melalui Teknik Self management upaya dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Putri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Dalam melaksanakan konseling behvioral memerlukan beberapa tahapan yang harus dilakukan . subjek dalam penelitian ini adalah santri Asrama Al-Fathimah sekolah menengah keatas.Yang memiliki disiplin belajar yang rendah . hasil penelitian ini diharapkan akan dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan pengurus pada lembaga pendidikan dan keamanan santri Putri Asrama Al-Fathimah Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan mengambil latar belakang di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Pengumpulan data ini dapat dilakukan dengan 1) observasi 2) wawancara, dan 4) dokumentasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan untuk jenis penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif
MAKNA KEBAHAGIAAN MAHASISWA SANTRI YANG MENJADI MUSTAHIQOH DI MADRASAH DINIYYAH AL-AMIRIYYAH, BLOKAGUNG, BANYUWANGI Sofia Urbah; Nur Hafifah
Jurnal At-Taujih Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jbkid.v3i2.2604

Abstract

Happiness is a subjective concept because each individual has a different benchmark. This is because each individual has different causes of happiness. From behind the various kinds of pressure experienced by female students who become mustahiqoh / homeroom teachers for Diniyyah classes, researchers want to find out what their meaning of happiness is in the midst of mustahiqoh's responsibilities and student obligations. This study uses a qualitative phenomenological approach with sampling techniquesPositive sampling, using the specifications of final semester students who carry out KKN as well as apprenticeships at Islamic boarding schools and become Mustahiqoh at the wustho level. The results of the study found that the happiness of santri students who become mustahiqoh at Madrasah Diniyyah Al-Amiriyyah Blokagung is when they get benefits through the pleasure of the teacher, blessings from sincere devotion and cheerful students while studying but still with good manners. Things that can make mustahiqoh students happy are by doing meaningful deeds, having positive relationships and having a good relationship with God. Kebahagiaan merupakan konsep yang subjektif karena setiap individu memiliki tolak ukur berbeda-beda. Hal ini dikarenakan setiap individu memiliki faktor penyebab kebahagiaan yang berbeda-beda. Dari balik berbagai macam tekanan yang dialami oleh mahasiswi santri yang menjadi mustahiqoh / guru wali kelas Diniyyah, peneliti ingin mengetahui bagaimana makna bahagia mereka ditengah tanggung jawab mustahiqoh dan kewajiban mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengambilan sampel Pusposive sampling, menggunakan spesifikasi Mahasiswa semester akhir yang melaksanakan KKN sekaligus magang di pesantren dan menjadi Mustahiqoh tingkat wustho. Hasil penelitian menemukan bahwa kebahagiaan mahasiswa santri yang menjadi mustahiqoh di Madrasah Diniyyah Al-Amiriyyah Blokagung adalah ketika mereka mendapatkan manfaat melalui keridhoan dari guru, barokah dari pengabdian yang tulus dan siswi-siswi yang ceria saat belajar namun tetap dengan adab yang baik. Hal-hal yang dapat membuat bahagia mahasiswa santri mustahiqoh adalah dengan dengan melakukan perbuatan yang bermakna, memiliki hubungan positif dan memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan.