Dalam Bahasa Arab terdapat empat keterampilan atau biasa disebut dengan maharoh, yaitu: maharoh istima’, maharoh kalam, maharoh qiro’ah, dan maharoh kitabah. Ketika empat maharoh tersebut sudah kuasai, maka ada kemampuan yang harus dikembangkan, yaitu ashwat, mufrodat,dan terjemah. Namun untuk kemampuan menerjemah bahasa Arab siswa Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah masih belum maksimal karena guru kurang terampil saat pelajaran terjemah. kemudian peneliti berinisiatif untuk mencoba menerapkan media baru agar mempermudah siswa saat menerjemah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan mencari nilai setiap individu yang telah diberi soal untuk dikerjakan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, karena data yang didapat berhubungan dengan angka-angka. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah uji hipotesis. Hasil dari penelitian adalah bahwa kegiatan pembelajaran Bahasa Arab yang menggunakan media bithoqoh mufrodat bisa berjalan dengan lancer, kemampuan terjemah siswa-siswi MA Al-Amiriyyah Blokagung Banyuwangi dikategorikan mampu, karena hasil mean atau rata-rata hasil terjemahnya 76,43, dan pengaruh yang disebabkan oleh media bothoqoh mufrodat terhadap hasil kemampuan terjemah yaitu 15,7%. 8,43% dipengaruhi oleh variabel lain.