Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa dalam tataran morfologi yang terdapat pada novel lelaki harapan karya siti shofia munawaroh dan mendeskripsikan faktor yang menjadi penyebab kesalahan berbahasa dalam novel lelaki harapan karya siti shofia munawaroh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dalam menganalisis kejadian, fenomena atau keadaan secara sosial. Kemudian teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik hermeneutik, yaitu teknik baca, catat, simpulkan teknik baca yang bertujuan untuk pemerolehan data dengan cara membaca dalam penggunaan bahasa yang digunakan dalam novel. selanjutnya teknik catat digunakan untuk mencatat kata atau kalimat yang didapat dari teknik baca. Kemudian teknik simpulkan yaitu menyimpulkan dan member keterangan atas temuan data dan pembahasan yang telah didapat oleh peneliti. kesimpulan Penelitian ini menemukan kesalahan berbahasa dalam tataran morfologi pada proses afiksasi terdapat 30 kesalahan penggunaan prefiks, 7 kesalahan penggunaan sufiks, dan 66 kesalahan penggunaan bahasa. Kemudian Faktor penyebab kesalahan berbahasa yang meliputi: (a) Terpengaruh bahasa yang lebih dahulu dikuasai, berarti kesalahan berbahasa disebabkan oleh interferensi bahasa ibu atau bahasa pertama terhadap bahasa kedua yang sedang dipelajari. Sumber kesalahan terletak pada perbedaan sistem linguistik B1 dengan sistem linguistik B2. (b) Kekurangpahaman pemakai bahasa terhadap bahasa yang dipakai, meliputi penggunaan huruf yang kurang tepat, pemilihan kata yang tidak tepat.