Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Interdisiplin antara Fisika dan Biologi dalam Analisis Dinamika Jaringan Neuron Otak Dian Purnamasari; Hasriantirisna Hasriantirisna
Journal of New Trends in Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): November : Journal of New Trends in Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jnts.v2i4.762

Abstract

The human brain is a highly complex system whose dynamics cannot be fully understood through a single disciplinary perspective. This study aims to examine the synchronization of neural networks by combining theoretical physics, neuroscience, and computational methods. The research employed two main approaches: computer simulations based on the Kuramoto oscillator model and empirical analysis of electroencephalography (EEG) data. The simulation modeled neural activity using a graph-theoretical framework, while EEG analysis provided time-series data of brainwave patterns. Both results were compared to validate the accuracy of the model. Findings show that synchronization levels from simulations closely resemble EEG data, with only minor differences across various frequency conditions. Notably, both results revealed a tendency for stronger synchronization at higher frequencies, indicating a collective mechanism of neural coordination. These results demonstrate that physics-based models can effectively represent biological phenomena, while empirical data ensures that the findings remain grounded in real neural dynamics. The integration of theoretical and empirical approaches highlights the importance of interdisciplinary collaboration in studying brain complexity. This research not only contributes to a deeper scientific understanding but also opens potential applications in neuroscience, clinical diagnostics, and computational modeling. Overall, the study reinforces that interdisciplinary frameworks are essential for bridging abstract theories with biological realities.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Persiapan Proses Persalinan Di Puskesmas Dahlia Makassar Tahun 2022 Kiki Riskianti Nanda; Hasriantirisna Hasriantirisna
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v0i0.301

Abstract

Senam hamil merupakan suatu program latihan bagi ibu hamil sehat untuk mempersiapkan kondisi fisik ibu dengan menjaga kondisi otot-otot dan persendian yang berperan dalam proses persalinan. Dalam kehidupan seorang primigravida, kehamilan merupakan suatu pengalaman pertama dan paling indah sekaligus juga merupakan suatu tugas biologis yang terberat dalam kehidupannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil Trimester III yang berkunjung dan memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Dahlia Makassar. Sedangkan Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil Trimester III yang berkunjung dan memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Dahlia Makassar yaitu sebanyak 33 orang. Penarikan jumlah sampel digunakan dengan berbagai pertimbangan dimana pada saat bersamaan situasi pandemi covid-19 yang menjadi salah satu kendala dimana peneliti harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat mengingat ibu hamil sangat rentan mengalami penularan virus corona dan secara statistik jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat minimal sampel untuk judul penelitian yang saya lakukan dan dengan jumlah sampel tersebut tidak akan mengubah komposisi dari jumlah populasi maupun sampel yang peneliti gunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 orang yang dijadikan sebagai sampel, yang melakukan senam hamil sesuai dengan tahapannya sebanyak 20 orang (60,6%) dan yang melakukan senam hamil tidak sesuai dengan tahapannya sebanyak 13 orang (39,4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 orang yang dijadikan sebagai sampel, yang memiliki kesiapan baik dalam menghadapi persalinan sebanyak 22 orang (66,7%) dan kurang baik sebanyak 11 orang (33,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh senam hamil terhadap persiapan proses persalinan dengan nilai p=0,002. Kepada ibu agar kiranya lebih banyak lagi memperoleh informasi mengenai kesiapan menjelang persalinan dan sebaiknya lebih banyak bertanya kepada petugas kesehatan ketika melakukan kunjungan antenatal guna untuk mengetahui bahaya yang akan terjadi ketika menjelang persalinan.
Studi Interdisiplin antara Fisika dan Biologi dalam Analisis Dinamika Jaringan Neuron Otak Dian Purnamasari; Hasriantirisna Hasriantirisna
Journal of New Trends in Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): November : Journal of New Trends in Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jnts.v2i4.762

Abstract

The human brain is a highly complex system whose dynamics cannot be fully understood through a single disciplinary perspective. This study aims to examine the synchronization of neural networks by combining theoretical physics, neuroscience, and computational methods. The research employed two main approaches: computer simulations based on the Kuramoto oscillator model and empirical analysis of electroencephalography (EEG) data. The simulation modeled neural activity using a graph-theoretical framework, while EEG analysis provided time-series data of brainwave patterns. Both results were compared to validate the accuracy of the model. Findings show that synchronization levels from simulations closely resemble EEG data, with only minor differences across various frequency conditions. Notably, both results revealed a tendency for stronger synchronization at higher frequencies, indicating a collective mechanism of neural coordination. These results demonstrate that physics-based models can effectively represent biological phenomena, while empirical data ensures that the findings remain grounded in real neural dynamics. The integration of theoretical and empirical approaches highlights the importance of interdisciplinary collaboration in studying brain complexity. This research not only contributes to a deeper scientific understanding but also opens potential applications in neuroscience, clinical diagnostics, and computational modeling. Overall, the study reinforces that interdisciplinary frameworks are essential for bridging abstract theories with biological realities.