Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Terapi Jeruk Purut Dan Rebusan Air Jahe Terhadap Frekuensi Mual Muntah Ibu Hamil Yang Mengalami Hyperemesis Gravidarum Tahun 2022 St. Munawwarah. M; M, Fajar Dhini Yahya
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol. 6 No. 2 Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v0i0.304

Abstract

Ibu hamil yang mengalami mual muntah memiliki risiko terjadi terus-menerus dan mengganggu keseimbangan gizi, cairan, dan elektrolit tubuh. Ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum yang berkelanjutan dapat terkena dehidrasi sehingga akan menimbulkan gangguan pada kehamilannya dengan melalui tindakan nonfarmakologi yang sering disarankan oleh tenaga kesehatan seperti menganjurkan ibu hamil untuk mengkonsumsi jeruk purut dan rebusan air jahe yang diyakini dapat mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil. Tujuan dalam penelitian untuk mencari pengaruh pemberian terapi jeruk purut dan rebusan air jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Two Group Pretest-Posttest Desain penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang ada di Puskesmas Dahlia Makassar yaitu sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata- rata frekuensi mual muntah 4,27 kali. Sedangkan setelah diberikan jeruk purut, rata-rata frekuensi mual muntah 2,33 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan rebusan air jahe, rata-rata frekuensi mual muntah 4,67 kali. Sedangkan setelah diberikan rebusan air jahe, rata-rata frekuensi mual muntah 1,93 kali. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemberian rebusan air jahe lebih berpengaruh terhadap mual muntah pada ibu hamil dibandingkan pemberian terapi jeruk purut.