Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi Sosial Ekonomi, Pengetahuan, Dan Perilaku Orang Tua Terhadap Edentolous Molar Satu Permanen Pada Anak Dikota Palembang RA Zainur
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v4i2.1488

Abstract

Salah satu masalah kesehatan gigi diantaranya adalah karies gigi, terutama pada masausia sekolah. Gigi molar satupermanen merupakan gigi yang peka terdapat karies, karenamemiliki pit dan fissure yang dalam, dan juga gigi yang tumbuhlebihawaldarigigipermanen yanglain, banyak orang tua yang mengira bahwa gigi molar permanen akan mengalami pergantiansehingga tidak terlalu diperhatikan. Hal ini dikarenakan faktor pengetahuan, faktor perilaku atausikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut dan pada tingkat sosial ekonomi rendah ataumiskin akan sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional, yang dilakukan pada anak yangmengalami kejadian edentolous molar satu permanen dikota Palembang pada bulan september2022, sampel pada penelitian ini sebanyak 250 orang tua dan anak. Data dikumpulkan melaluipemeriksaan dan kuisoner, data dianalisis menggunakan analisa bivariat dan multivariat. Darihasil uji chi-square pada sosial ekonomi, pengetahuan, dan perilaku menunjukan nilai P sebesar0,000 sehingga P<0,05 yang berarti hipotesa diterima maka ditarik kesimpulan bahwa terdapatkorelasi antara sosial ekonomi, pengetahuan, dan perilakudengan kejadian Edentolous. Kemudian dilakukan analisa multivariat dengan nilai R (koefisien korelasi) sebesar 0,463 makadapat disimpulkan tingkat korelasi antara Tingkat pengetahuan, tingkat perilaku, tingkat sosialekonomi secara bersama-sama memiliki korelasi yang sedang untuk mempengaruhi kejadianEdentolous molar satu permanen pada anak usia 12-16 tahun dikota palembang, Sedangkansisanya 0,537 dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian.