Muhammad Nasih
IAIDA BLOKAGUNG

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MANAJEMEN MUTU TERPADU TERHADAP KUALITAS SUMBER DAYA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Nasih; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v3i1.1680

Abstract

Di era globalisasi ini, dimana perkembangan zaman yang selalui mengalami perubahan yang begitu pesat, sehingga kita dituntut untuk mengimbanginya. Sama halnya dengan perkembangan sebuah perguruan tinggi yang selalu mengalokasi manajemennya supaya perguruan tinggi tersebut dapat tertata dan berjalan dengan lancar, yakni dapat dilihat dalam manajemen mutunya. Manajemen mutu merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga tingkat kualitas yang diinginkan perguruan tinggi. Sumberdaya mahasiswa juga berpengaruh dalam kualitas perguruan tinggi. Sumberdaya mahasiswa merupakan rangkaian pertama yang dibutuhkan suatu perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi semakin baik dan bahkan dapat dikatakan favorit ketika sumberdaya mahasiswa dan sistem pembelajaran yang terhandle oleh tenaga pendidik yang sudah memenuhi standar kompetensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen mutu terpadu terhadap kualitas sumber daya mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Institut Agama Isalam Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi tahun pembelajaran 2021. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan datanya menggunakan kuesioner yang disebar pada responden. Jumlah sampel (responden) dalam penelitian ini yakni 90 mahasiswa dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model regresi linier sederhana. Data diolah menggunakan uji reliabilatas, uji validitas, uji normalitas dan uji hipotesis. Dari hasil pengolahan data tersebut menunjukkan bahwa manajemen mutu terpadu ada pengaruh yang signifikan terhadap kualitas sumber daya mahasiswa dengan nilai pengaruh sebesar 81,6% dan terbukti t hitung (20,824) lebih besar dari ( > ) t tabel (1,661).
STRATEGI WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG SARPRAS DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Muhammad Nasih; Muhammad Rizki Mustaqfirin
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v3i2.1935

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilihat melalui sudut pandang pendidikan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan secara utuh “strategi wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMK Darussalam Blokagung”. Desain penelitian ini berjenis deskriptif yaitu penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi saat sekarang. Adapun analisisnya menggunakan interaktif tiga model teori Miles and Huberman yakni: reduksi data, penyajian data, penggambaran hasil penelitian dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan adalah : (1) Pengadaan dan perencanaan sarana dan prasarana dengan tujuan agar mengetahui semua kebutuhan sarana dan prasarana sekoah, direncanakan sejak awal tahun dengan melihat hasil evaluasi pada tahun sebelumnya; (2) Pendistribusian sarana dan prasarana dengan cara menyeleksi sesuai kebutuhan, selanjutnya barang yang dibeli kemudian disalurkan kepada tiap program jurusana dan kelas; (3) Penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana disesuaikan dengan kebutuhan guru dan siswa, ada tat tertib yang harus dipatuhi, diserahkan pada masing-masing program jurusan dan kelas; (4) Inventaris sarana dan prasarana yaitu ada staf semdiri yang diberi tugas untuk pencatatan barang yang telah diadakan; (5) Penghapusan sarana dan prasarana dengan terlebih dahulu membuat berita acara kepada kepala sekolah, dilakukan karena sarana dan prasarana tersebut sudah rusak; (6) Usaha-usaha yang dilakukan yakni mempunyai tenaga administrasi yang ahli dan bagus, adanya dukungan dari warga sekolah. Hal tersebut juga menunjukkan kinerjanya dalam mewujudkan mutu pembelajaran, karena pemenuhan sarana dan prasana pendidikan menjadikan kenyamanan dalam aktivitas pembelajaran serta memotivasi siswa berprestasi.